Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Berkolaborasi Tata Ulang Teras Cihampelas
📅 Jumat, 24 Jul 2026, 14:45 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berkolaborasi dalam penataan ulang kawasan Teras Cihampelas. Langkah ini menyusul selesainya proses administrasi pengalihan aset yang kini tinggal menunggu tahapan verifikasi dari instansi terkait.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan proses administrasi pengalihan aset telah ditandatangani dan saat ini memasuki tahap verifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Kementerian Dalam Negeri.
“Secara administrasi sudah selesai. Saya sudah menandatangani suratnya sekarang tinggal proses administrasi antar badan aset dan verifikasi,” kata Wali Kota Farhan di Terminal Leuwipanjang, Rabu (22/7).
Menurut dia, pengalihan aset tersebut justru akan memperkuat kolaborasi antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat dalam menata kawasan Teras Cihampelas.
“Konsekuensinya adalah kolaborasi. Ini konsekuensi yang menyenangkan karena pemerintah kota dan pemerintah provinsi bisa bersama-sama melakukan penataan kawasan,” ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terkait rencana penataan, Wali Kota Farhan mengungkapkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menginginkan Teras Cihampelas dibongkar terlebih dahulu sebagai langkah awal revitalisasi kawasan.
“Pak Gubernur tetap meminta kita untuk membongkar Teras Cihampelas. Ya, kita lakukan,” ungkap dia.
Ia menjelaskan, konsep yang akan dikembangkan pemerintah provinsi masih dalam pembahasan. Namun, arah penataannya akan mengembalikan kenyamanan kawasan bagi pejalan kaki dengan menghadirkan kembali suasana rindang di bawah pepohonan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Yang pasti, pertama adalah membongkar Teras Cihampelas untuk mengembalikan kenyamanan berada di bawah pohon,” kata dia.
Selain itu, penataan juga akan diarahkan untuk mengoptimalkan aktivitas ekonomi para pelaku usaha yang berada di sepanjang Jalan Cihampelas. Menurut dia, karakter kawasan kemungkinan akan menyesuaikan dengan tren wisata dan gaya hidup masyarakat saat ini.
“Optimalisasi pelaku bisnis di kiri dan kanan jalan juga menjadi perhatian. Mungkin nanti Cihampelas tidak lagi identik dengan penjualan jeans karena tren masyarakat sudah bergeser. Namun sektor kuliner dan perhotelan tetap memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” jelasnya.
Meski demikian, Wali Kota Farhan mengaku belum dapat memastikan kapan proses pembongkaran Teras Cihampelas akan dimulai. Jadwal pelaksanaan masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Untuk kapan pembongkarannya dimulai, saya belum mendapat informasinya,” ungkap dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!