Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Berkolaborasi Tata Ulang Teras Cihampelas

28 Jumat, 24 Jul 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Berkolaborasi Tata Ulang Teras Cihampelas  Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Berkolaborasi Tata Ulang Teras Cihampelas  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berkolaborasi dalam penataan ulang kawasan Teras Cihampelas. Langkah ini menyusul selesainya proses administrasi pengalihan aset yang kini tinggal menunggu tahapan verifikasi dari instansi terkait.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan proses administrasi pengalihan aset telah ditandatangani dan saat ini memasuki tahap verifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Kementerian Dalam Negeri.

“Secara administrasi sudah selesai. Saya sudah menandatangani suratnya sekarang tinggal proses administrasi antar badan aset dan verifikasi,” kata Wali Kota Farhan di Terminal Leuwipanjang, Rabu (22/7).

Menurut dia, pengalihan aset tersebut justru akan memperkuat kolaborasi antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat dalam menata kawasan Teras Cihampelas.

“Konsekuensinya adalah kolaborasi. Ini konsekuensi yang menyenangkan karena pemerintah kota dan pemerintah provinsi bisa bersama-sama melakukan penataan kawasan,” ujar dia.

Terkait rencana penataan, Wali Kota Farhan mengungkapkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menginginkan Teras Cihampelas dibongkar terlebih dahulu sebagai langkah awal revitalisasi kawasan.

“Pak Gubernur tetap meminta kita untuk membongkar Teras Cihampelas. Ya, kita lakukan,” ungkap dia.

Ia menjelaskan, konsep yang akan dikembangkan pemerintah provinsi masih dalam pembahasan. Namun, arah penataannya akan mengembalikan kenyamanan kawasan bagi pejalan kaki dengan menghadirkan kembali suasana rindang di bawah pepohonan.

“Yang pasti, pertama adalah membongkar Teras Cihampelas untuk mengembalikan kenyamanan berada di bawah pohon,” kata dia.

Selain itu, penataan juga akan diarahkan untuk mengoptimalkan aktivitas ekonomi para pelaku usaha yang berada di sepanjang Jalan Cihampelas. Menurut dia, karakter kawasan kemungkinan akan menyesuaikan dengan tren wisata dan gaya hidup masyarakat saat ini.

“Optimalisasi pelaku bisnis di kiri dan kanan jalan juga menjadi perhatian. Mungkin nanti Cihampelas tidak lagi identik dengan penjualan jeans karena tren masyarakat sudah bergeser. Namun sektor kuliner dan perhotelan tetap memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” jelasnya.

Meski demikian, Wali Kota Farhan mengaku belum dapat memastikan kapan proses pembongkaran Teras Cihampelas akan dimulai. Jadwal pelaksanaan masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Untuk kapan pembongkarannya dimulai, saya belum mendapat informasinya,” ungkap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Hasil Piala Liga: Arsenal K...
Olahraga
Pemain PSG Kvaratskhelia Su...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.