Gubernur Jabar: Reaktivasi Bandara Husein Bakal Dongkrak Pariwisata di Kota Bandung
📅 Jumat, 24 Jul 2026, 14:55 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 menjadi angin segar bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Bandung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan berbagai persiapan terus dilakukan, khususnya pembenahan infrastruktur, kebersihan dan estetika kawasan di sekitar bandara sebagai wajah pertama yang akan dilihat para wisatawan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan kewenangan operasional penerbangan berada di pemerintah pusat dan Angkasa Pura. Sedangkan Pemkot Bandung berfokus pada penataan kawasan penunjang agar memberikan kesan positif bagi setiap orang yang tiba di Kota Bandung.
“Persiapan dari sisi Kota Bandung begitu wisatawan keluar dari bandara, mereka harus langsung merasa nyaman melihat Kota Bandung yang bersih dan indah,” kata Wali Kota Farhan di Terminal Leuwipanjang, Rabu (22/7).
Sebagai bagian dari penataan tersebut, Pemkot Bandung akan menghadirkan sejumlah pembaruan. Di antaranya pembangunan Gerbang Husein serta penyesuaian tampilan kawasan Gerbang Tol Pasteur agar semakin representatif sebagai pintu masuk utama menuju Kota Bandung.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan pengalaman pertama yang baik bagi wisatawan maupun pelaku usaha yang datang melalui Bandara Husein.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Langkah yang akan kami lakukan yaitu membangun Gerbang Husein dan menyesuaikan tampilan kawasan Gerbang Tol Pasteur sebagai pintu masuk utama ke Kota Bandung,” ujar dia.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan Bandara Husein Sastranegara akan kembali melayani penerbangan mulai Agustus 2026. Ia menilai kebijakan tersebut akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi di Kota Bandung.
“Kami mendapat kabar gembira bahwa Bandara Husein diaktifkan kembali pada bulan Agustus. Ini akan memberikan implikasi terhadap meningkatnya pariwisata dan jumlah kunjungan ke Kota Bandung,” kata Gubernur Dedi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seiring dengan kembali beroperasinya bandara, Gubernur Dedi meminta seluruh layanan publik di Kota Bandung terus ditingkatkan. Mulai dari kebersihan kota, kondisi trotoar, penerangan jalan umum (PJU) hingga kualitas jalan agar sejalan dengan citra Bandung sebagai kota modern.
“Kebersihan harus terjaga, trotoar harus bersih, lampu jalan harus menyala jalannya harus halus,” ujar dia.
Ia menambahkan, pemerintah provinsi akan terus berkolaborasi dengan Pemkot Bandung dalam berbagai program penataan kota, termasuk penanganan sampah, penataan kawasan hingga peningkatan infrastruktur pendukung.
Menurut dia, semakin meningkatnya mobilitas masyarakat melalui Bandara Husein harus diiringi dengan kualitas layanan publik yang semakin baik agar wisatawan memperoleh pengalaman positif selama berada di Kota Bandung.
“Kota Bandung adalah wajah Jawa Barat, sehingga pelayanan publiknya juga harus modern,” tutur dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!