Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soroti Masalah TB dan ISPA, Wagub Rano Karno Buka RESPINA 2026 di Jakarta

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 14:35 WIB | Oleh:
Soroti Masalah TB dan ISPA, Wagub Rano Karno Buka RESPINA 2026 di Jakarta Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus memperkuat kolaborasi internasional dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan pernapasan. Komitmen tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker pada ajang 27th International Meeting on Respiratory Care Indonesia (RESPINA) 2026

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus memperkuat kolaborasi internasional dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan pernapasan. Komitmen tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker pada ajang 27th International Meeting on Respiratory Care Indonesia (RESPINA) 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).

Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah forum ilmiah internasional yang mempertemukan para ahli, akademisi, peneliti, praktisi, hingga tenaga kesehatan dari berbagai negara. Menurut Rano, kepercayaan tersebut menunjukkan posisi Jakarta sebagai kota global yang terbuka terhadap kerja sama internasional sekaligus pertukaran ilmu pengetahuan di bidang kesehatan.

"Kami bangga Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah forum ilmiah internasional yang mempertemukan para ahli, akademisi, peneliti, praktisi, dan tenaga kesehatan dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi serta mendorong kemajuan ilmu pengetahuan di bidang respiratory care," ujar Rano.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Society of Respiratory Care Indonesia (RESPINA) yang selama lebih dari dua dekade konsisten meningkatkan mutu layanan kesehatan pernapasan melalui pendidikan, penelitian, dan kolaborasi multidisiplin. Menurutnya, kontribusi organisasi tersebut berperan penting dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.

Rano menilai penguatan layanan kesehatan pernapasan menjadi semakin penting mengingat Jakarta masih menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari tuberkulosis (TB), infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, hingga penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya angka perokok serta meningkatnya penggunaan rokok elektronik di kalangan remaja yang berpotensi mengancam kesehatan paru pada masa mendatang.

"Tantangan tersebut semakin kompleks dengan masih tingginya perilaku merokok, termasuk meningkatnya penggunaan rokok elektronik di kalangan remaja dan generasi muda yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi kesehatan paru pada masa depan," ungkapnya.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat langkah promotif dan preventif melalui peningkatan kualitas udara, penerapan perilaku hidup sehat, serta penguatan sistem layanan kesehatan. Berbagai upaya dilakukan melalui pengembangan transportasi publik terintegrasi, pengendalian emisi kendaraan, pemantauan kualitas udara melalui JAKISPU, percepatan elektrifikasi armada Transjakarta, hingga optimalisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dibarengi edukasi kepada masyarakat.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga terus mengembangkan rumah sakit daerah bertaraf internasional sebagai pusat rujukan, pendidikan, penelitian, dan inovasi kesehatan. Rano berharap kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk RESPINA, dapat memperkuat riset, inovasi, serta pengembangan kapasitas tenaga kesehatan sehingga kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia terus meningkat.

"Ke depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kami berharap RESPINA dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan guna menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas," jelas Rano.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Waduh! Judol Jadi Pemicu Ti...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.