Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Siapkan Subsidi PSO untuk Kereta Cepat Whoosh, Tiket Bakal Lebih Terjangkau?

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 18:00 WIB | Oleh:
Pemerintah Siapkan Subsidi PSO untuk Kereta Cepat Whoosh, Tiket Bakal Lebih Terjangkau? Doc: ANTARA

JAKARTA - Pemerintah memastikan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan diberikan bagi operasional Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC), khususnya untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Skema Public Service Obligation (PSO) akan dipersiapkan untuk membantu meringankan biaya operasional serta harga tiket bagi masyarakat.

CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi terkait usulan pemberian subsidi PSO untuk Whoosh. Menurutnya, penerapan PSO akan membuat pemerintah ikut menanggung sebagian beban layanan transportasi massal tersebut.

"Kan tadi sudah koordinasi, untuk ke depannya mengenai Whoosh ini ada porsi memang Public Service Obligation-nya, yang ditanggung pemerintah, dan juga ada saranannya ini akan ditanggung bersama-sama."

Rosan menjelaskan bahwa rencana pemberian PSO masih dalam tahap pematangan, namun prinsipnya pemerintah siap hadir sesuai amanat regulasi terkait transportasi publik. Ia menegaskan bahwa prasarana dan dukungan transportasi massal merupakan tanggung jawab pemerintah.

"Itu kan ada undang-undangnya juga memang untuk prasarana dan juga untuk mass transportation itu memang adalah tanggung jawab pemerintah. Tapi untuk saranannya dan operasionalnya bisa di BUMN atau badan usaha lainnya."

Selama ini, Kereta Cepat Jakarta-Bandung belum mendapatkan subsidi PSO seperti moda transportasi publik lainnya. Akibatnya, harga tiket yang diberlakukan masih dianggap cukup tinggi sehingga belum sepenuhnya menjangkau semua lapisan masyarakat.

Dengan adanya subsidi PSO, masyarakat berpotensi merasakan tarif yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas layanan. Pemerintah melihat Whoosh sebagai moda transportasi strategis yang mendukung konektivitas wilayah, sehingga aksesibilitas tarif menjadi salah satu prioritas.

Skema PSO sendiri merupakan bentuk subsidi yang diberikan pemerintah untuk layanan publik demi menjaga keterjangkauan tarif dan akses masyarakat. Pemberian subsidi ini akan difokuskan pada upaya mendorong peningkatan jumlah penumpang dan keberlanjutan operasional KCJB di masa mendatang.

Rosan optimistis kehadiran PSO akan menjadi solusi berkelanjutan bagi pengelolaan kereta cepat yang saat ini masih menghadapi tantangan finansial. Selain itu, pemerintah ingin memastikan moda transportasi modern tersebut dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Sejumlah pihak menilai langkah pemerintah ini sejalan dengan peran strategis Whoosh sebagai transportasi massal yang ramah lingkungan dan efisien. Peningkatan jumlah pengguna diharapkan dapat mendukung proyeksi pendapatan KCIC sehingga operasional dapat berjalan lebih stabil.

Meski demikian, detail waktu penerapan PSO, besaran subsidi, dan mekanisme pembiayaan belum dipaparkan secara rinci. Pemerintah masih menunggu hasil kajian menyeluruh untuk memastikan kebijakan tersebut tepat sasaran dan berkelanjutan dari sisi anggaran.

Pembahasan PSO untuk Whoosh juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam memperluas jaringan transportasi massal nasional. Kereta cepat diharapkan dapat meningkatkan daya saing wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di koridor Jakarta–Bandung.

Rosan memastikan bahwa perkembangan kebijakan ini akan terus dikomunikasikan secara terbuka. Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik dengan standar tinggi tanpa membebani masyarakat dengan tarif mahal.

Langkah konkret pemerintah dalam mendukung operasional Whoosh melalui PSO diprediksi dapat mempercepat transisi masyarakat menuju transportasi massal modern. Dengan demikian, keberadaan kereta cepat tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

30 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.