Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP Pastikan 41 UPI di Yellow List Tetap Dapat Ekspor ke AS Secara Bersyarat

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
KKP Pastikan 41 UPI di Yellow List Tetap Dapat Ekspor ke AS Secara Bersyarat Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) KKP Ishartini memberi keterangan kepada awak media terkait Perkembangan Penanganan Isu Cesium-137 pada Produk Udang Indonesia, di Jakarta, Kamis (6/11).

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan sebanyak 41 unit pengolahan ikan (UPI) di Jawa dan Lampung yang masuk dalam "Yellow List" usai adanya isu Cesium-137, tetap dapat mengekspor udang ke Amerika Serikat secara bersyarat.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) KKP Ishartini menegaskan, perusahaan yang terdampak hanya perlu memenuhi tambahan persyaratan berupa sertifikat bebas radioaktif yang diterbitkan oleh KKP.

"Yellow List itu perusahaan yang khusus saat ini adalah yang mengekspor udang yang berdomisili, beralamat di Jawa dan di Lampung. Itu yang terkena Yellow List, artinya dia hanya terkena tambahan persyaratan, yaitu sertifikat bebas radioaktif yang diterbitkan oleh Certifying Entity, yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan," kata Ishartini dalam jumpa pers Perkembangan Penanganan Isu Cesium-137 pada Produk Udang Indonesia, di Jakarta, Kamis.

Ia menyampaikan, sejak kasus Cesium-137 mencuat, pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai lembaga untuk memastikan ekspor udang Indonesia tidak terhenti dan tetap memenuhi standar keamanan global.

Berdasarkan data KKP, dengan adanya aturan Import Alert (IA) 99-52, maka jumlah UPI yang terdampak langsung adalah 41 unit dengan rincian 35 UPI di Jawa dan 6 UPI di Lampung.

Seluruh UPI di Jawa dan Lampung tersebut tetap bisa melakukan kegiatan ekspor udang ke Amerika dan hanya perlu menyertakan sertifikat bebas cemaran Cesium-137 yang diterbitkan oleh Badan Mutu KKP sebagai Certifying Entity yang ditunjuk oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA.

"Yellow List itu ada 41 UPI, di Lampung dan Jawa. Dan itu sudah kami hitung semua, sudah kami lakukan sosialisasi," ujarnya.

KKP juga melakukan pelatihan bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) kepada para petugas lapangan di unit pelaksana teknis (UPT) agar memiliki kemampuan melakukan scanning dan sampling guna memastikan produk udang aman dari kontaminasi radioaktif.

Kemudian sistem prosedur operasi standar (SOP) juga telah diperbarui dan diperkuat agar seluruh rantai pasok udang dari hulu hingga hilir berjalan sesuai ketentuan keamanan pangan internasional.

Ishartini menegaskan, dengan sistem yang semakin kuat dan transparan, pasar global akan kembali menaruh kepercayaan pada udang Indonesia sebagai produk unggulan dengan mutu terbaik.

Selain itu, komunikasi aktif terus dilakukan dengan asosiasi buyer dan regulator Amerika Serikat untuk menjelaskan langkah-langkah korektif yang telah dilakukan Indonesia.

KKP juga menilai kasus Cesium-137 bersifat kasuistik karena hanya terjadi pada satu lokasi di Cikande, sementara ribuan pelaku usaha lain tetap berproduksi sesuai standar tinggi.

Kini, dengan ekspor perdana kembali dilakukan pada 31 Oktober 2025, sektor industri udang nasional kembali menunjukkan ketahanan dan optimisme pasca-guncangan isu radioaktif.

Ishartini optimistis, dengan kepatuhan penuh dan kerja sama lintas lembaga, "Yellow List" dapat segera dicabut dan ekspor udang Indonesia ke Amerika kembali berjalan normal sepenuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Korupsi di Pelayanan Publik...

OJK dan Pimpinan DPR Bahas Penguatan Pasar Modal

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
OJK dan Pimpinan DPR Bahas ...

Proses Pengosongan Kawasan Eks Hotel Sultan

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Proses Pengosongan Kawasan ...

LPS Jalin Kerjasama Dengan Kerjaksaan Agung

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
LPS Jalin Kerjasama Dengan ...
Luar Negeri
JD Vance: Kekuatan Militer ...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.