Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Tinjau Lokasi Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Siap Menanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Tinjau Lokasi Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Siap Menanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban Doc: Istimewa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tiba di SMAN 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, untuk meninjau langsung lokasi ledakan yang terjadi saat pelaksanaan salat Jumat, Jumat (7/11/2025). Kehadirannya menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah daerah dalam memastikan penanganan terhadap para korban dan penyelidikan penyebab ledakan berjalan optimal.

Pantauan di lokasi menunjukkan Pramono tiba sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung memasuki area sekolah tanpa memberikan keterangan apa pun kepada awak media. Situasi di sekitar lokasi masih dipadati aparat keamanan yang menjaga ketat akses masuk ke sekolah.

Sebelum kedatangan Pramono, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana sudah lebih dulu mendatangi lokasi. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan fokus pemerintah untuk memulihkan kondisi dan memastikan proses belajar mengajar nantinya dapat berjalan aman kembali.

Rencananya, Pramono juga akan bergerak ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih. Rumah sakit tersebut menjadi salah satu tempat rujukan bagi para korban ledakan yang membutuhkan perawatan lanjutan.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri telah meninjau langsung kondisi para korban di RS Islam Cempaka Putih. Ia menyebut total 54 orang menjadi korban dalam insiden ini.

"Data awal yang kita terima tadi sekitar 54 orang."

Asep menjelaskan bahwa sebagian dari para korban mengalami luka ringan hingga sedang. Bahkan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan.

"Ada luka ringan, ada luka sedang, dan ada yang sudah pulang."

Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti dari ledakan tersebut. Tim penjinak bom masih melakukan penyisiran menyeluruh di TKP untuk memastikan tidak ada potensi ledakan susulan yang membahayakan.

Prosedur pengamanan tetap diberlakukan ketat sesuai dengan standar investigasi ledakan. Kapolda menegaskan bahwa analisis forensik akan dilakukan secara hati-hati agar asal ledakan dapat terungkap dengan jelas.

Ledakan diketahui terjadi di tengah pelaksanaan salat Jumat saat khotbah berlangsung di dalam sekolah. Suasana kegiatan ibadah yang seharusnya berlangsung khidmat berubah menjadi kepanikan ketika suara dentuman keras terdengar dari area dalam sekolah.

Para siswa dan guru berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri, sementara sejumlah pihak langsung berupaya memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mengalami luka. Mobil ambulans dan tim medis segera datang ke lokasi untuk mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat.

Hingga sore hari, situasi sekolah masih ditutup total untuk umum. Aparat gabungan, termasuk tim Gegana, masih berjaga dan melakukan penyelidikan lanjutan di lapangan. Garis polisi dipasang di sejumlah titik agar area penyelidikan tetap steril.

Pemprov DKI Jakarta menyatakan akan memberikan pendampingan penuh kepada para siswa dan keluarga yang terdampak insiden ini. Selain itu, proses pemulihan bangunan dan sarana prasarana sekolah akan menjadi perhatian agar aktivitas pendidikan dapat dilanjutkan secepat mungkin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.