Tiongkok Kembali Hukum Mati 5 Anggota Mafia Penipuan Myanmar
📅 Rabu, 05 Nov 2025, 14:45 WIB | Oleh: Lili LestariBai Yingcang termasuk di antara mereka yang dijatuhi hukuman mati minggu ini. Ia juga dihukum secara terpisah atas tuduhan berkonspirasi untuk menyelundupkan dan memproduksi 11 ton metamfetamin, lapor media pemerintah.
Kejatuhan keluarga-keluarga tersebut terjadi pada tahun 2023 ketika angin politik berubah.
Selama bertahun-tahun, Beijing telah mendesak junta Myanmar untuk mengontrol operasi penipuan di Laukkaing.
Pada tahun 2023, polisi Tiongkok mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk anggota-anggota paling terkemuka dari keluarga-keluarga ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bai Suocheng, kepala keluarga Bai, termasuk di antara para panglima perang yang diserahkan ke Beijing dari Myanmar pada awal tahun 2024.
"Mengapa pemerintah Tiongkok begitu berupaya mengejar keempat keluarga tersebut?" kata seorang penyidik Tiongkok dalam film dokumenter yang dirilis pada bulan Juli.
"Ini untuk memperingatkan orang lain, siapa pun Anda, di mana pun Anda berada, selama Anda melakukan kejahatan keji terhadap rakyat Tiongkok, Anda akan menanggung akibatnya."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!