Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hubungan Tiongkok-Russia Makin Rekat, Ini Alasan di Balik Pertemuan Xi dan Mishustin

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Hubungan Tiongkok-Russia Makin Rekat, Ini Alasan di Balik Pertemuan Xi dan Mishustin Doc: Reuters
Ket. Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam sebuah pertemuan di Balai Agung Rakyat di Beijing, Tiongkok, 4 November 2025.

JAKARTA - Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Selasa bertemu dengan Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin di Beijing, dengan agenda memperluas investasi bersama dan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. 

“Kami telah menempuh arah menuju pengembangan tingkat lebih tinggi dan kualitas lebih tinggi dalam hubungan Tiongkok-Rusia, yang maju dengan mantap meskipun mengalami lingkungan eksternal yang bergolak,” ujar Xi dalam pertemuan tersebut. 

Pertemuan yang berlangsung di Great Hall of the People ini berlangsung sehari setelah Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang melakukan pembicaraan dengan Mishustin di Hangzhou. 

Xi menegaskan bahwa “Mempertahankan, mengkonsolidasikan dan mengembangkan hubungan Tiongkok-Rusia adalah pilihan strategis bagi kedua pihak.” 

Kedua pemimpin mencatat bahwa kerja sama akan diprioritaskan di sektor-sektor seperti energi, pertanian, kedirgantaraan, ekonomi digital, dan pengembangan hijau. 

Mishustin menambahkan bahwa penting untuk terus menciptakan kondisi yang menguntungkan guna menarik investasi timbal balik dan mendukung proyek bersama. 

Pertemuan ini juga berlangsung saat Rusia menghadapi sanksi Barat besar-besaran akibat perang di Ukraina dan berupaya meredam perlambatan perdagangan dengan Tiongkok. 

Meskipun semangat kerja sama tinggi, perdagangan bilateral antara Tiongkok dan Rusia ternyata mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir, seiring tekanan AS terhadap Tiongkok terkait teknologi dan perdagangan. 

Perusahaan migas negara Tiongkok bahkan menghentikan pembelian minyak laut Rusia menyusul sanksi AS terhadap dua perusahaan besar Rusia, Rosneft dan Lukoil. 

Dalam sebuah komunike bersama yang dipublikasikan melalui situs pemerintah Rusia, kedua negara sepakat untuk “memperkuat kerja sama di semua bidang dan merespons secara tepat terhadap tantangan eksternal”. 

Rusia juga menegaskan kembali dukungannya terhadap prinsip Satu Tiongkok dan menolak kemerdekaan Taiwan, sejalan dengan sikap Beijing. 

Secara historis, Xi dan Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani kemitraan tanpa batas (no-limits partnership) pada Februari 2022, beberapa hari sebelum invasi Rusia ke Ukraina. 

Pertemuan kali ini dilihat sebagai langkah strategis kedua negara untuk memperkuat hubungan mereka di tengah turbulensi geopolitik dan ekonomi global yang terus meningkat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.