Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bareskrim Polri Catat 332 Anak Terlibat dalam Kerusuhan Unjuk Rasa Agustus Lalu

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 18:23 WIB | Oleh:
Bareskrim Polri Catat 332 Anak Terlibat dalam Kerusuhan Unjuk Rasa Agustus Lalu Doc: antara foto
Ket. Wakil Kepala Bareskrim Inspektur Jenderal Polisi Nunung Syaifuddin.

JAKARTA - Badan Reserse Kriminal atau Bareskrim Polri mencatat sebanyak 332 anak terlibat dalam kasus kerusuhan saat aksi unjuk rasa pada akhir Agustus 2025.

“Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri hingga tanggal 3 November 2025 mencatat terdapat 332 anak yang terlibat dalam kasus kerusuhan pada aksi unjuk rasa di 11 polda di seluruh Indonesia," kata Wakil Kepala Bareskrim Inspektur Jenderal Polisi Nunung Syaifuddin pada acara diskusi kelompok terarah (FGD) bertajuk "Sinergi Antar-Lembaga untuk Terlindunginya Hak-hak Anak yang Berhadapan dengan Hukum" di Jakarta Pusat, Selasa (4/11).

Nunung merinci dari ratusan anak tersebut, Polda Jawa Timur menempati angka tertinggi dengan jumlah 144 anak, Polda Jawa Tengah 77 anak, Polda Jawa Barat 34 anak, Polda Metro Jaya 36 anak, serta sisanya tersebar di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bali, dan Sumatera Selatan.

Kemudian, dari total 332 anak tersebut, sejumlah 160 anak telah menjalani diversi, 37 anak ditangani dengan pendekatan keadilan restoratif, 28 anak pada pelimpahan berkas tahap 1, dan 73 anak pelimpahan berkas tahap 2, serta 34 anak berkasnya sudah dinyatakan P-21.

Nunung mengungkapkan lebih 90 persen dari ratusan anak tersebut adalah pelajar, mulai dari SMP hingga SMA maupun SMK. Bahkan, ada yang masih mengikuti program kejar paket.

“Sebagian besar terseret bukan karena niat kriminal, tetapi karena ikut-ikutan, termobilisasi, atau tidak memahami konsekuensi hukum dari tindakannya,” katanya.

Mengingat adanya ratusan anak berhadapan hukum tersebut, Nunung berharap FGD yang digelar menjadi momentum untuk membangun peta jalan nasional dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum dengan semangat melindungi tanpa melemahkan penegak hukum dan menegakkan hukum tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan.

Selain itu, FGD ini juga diharapkan membuat rencana aksi yang konkret dan dapat diterapkan di seluruh wilayah Indonesia serta menentukan strategi pencegahan, melakukan edukasi, literasi digital, dan penguatan peran keluarga serta sekolah agar anak tidak mudah terprovokasi untuk terlibat dalam aksi-aksi berisiko hukum.

“Semoga FGD ini menghasilkan rekomendasi strategis yang aplikatif dan menjadi pijakan kuat bagi kita semua untuk memperkokoh sistem perlindungan anak di Indonesia,” katanya.

Nunung juga memastikan bahwa Polri melalui Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO terus memperkuat kapasitas penyidik, membangun ruang ramah anak di seluruh wilayah, serta memperkuat kerjasama dengan kementerian/lembaga terkait untuk pendampingan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...

Unjuk Rasa Damai Mahasiswa Yogyakarta Diapresiasi Polda DIY

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Unjuk Rasa Damai Mahasiswa ...

Inovasi Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Inovasi Harus Bermanfaat ba...

Produk UMKM Jadi Idola Tiap Daerah untuk Dipromosikan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Produk UMKM Jadi Idola Tiap...
Olahraga
Besok Persija Luncurkan Tim...
Luar Negeri
Sejak Tahun 1900, Negara In...

Menanti Sinyal The Fed - 28 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed - 28...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.