Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Minangkabau: Suhu Panas di Sumbar Dipicu Dinamika Atmosfer

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 10:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Minangkabau: Suhu Panas di Sumbar Dipicu Dinamika Atmosfer Doc: ANTARA
Ket. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan.

KOTA PADANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatera Barat menjelaskan suhu panas yang terjadi di provinsi setempat dipicu oleh dinamika atmosfer.

"Suhu panas yang terjadi selama beberapa hari terakhir karena pola dinamika atmosfer," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, di Padang, Minggu (02/11).

Deddy menjelaskan dinamika atmosfer ini merupakan pola aliran udara yang tidak hanya dipengaruhi faktor lokal tetapi juga regional, salah satunya munculnya siklon tropis atau bibit siklon di sebelah utara.

Kondisi tersebut menyebabkan potensi terbentuknya awan-awan hujan di Provinsi Sumbar sangat kecil, bahkan bisa sama sekali tidak terbentuk.

BMKG mencatat selama beberapa hari terakhir kondisi langit Sumbar sangat cerah yang ditandai minimnya tutupan awan.

"Jadi, ketika tutupan awan itu sedikit atau tipis sekali maka paparan sinar matahari ke permukaan bumi akan lebih maksimal," kata Kepala BMKG Minangkabau.

Meskipun demikian, Deddy mengatakan kondisi tersebut masih termasuk kategori normal. Sebab, catatan BMKG Minangkabau suhu tertinggi yang terjadi selama lima hari terakhir maksimum hanya di angka 32 derajat Celsius.

"Selama beberapa hari ini suhunya memang terasa lebih panas. Tetapi, pengukuran yang kami lakukan suhu maksimum absolut itu sebetulnya masih kategori normal," ujarnya.

Kendati demikian, BMKG mengimbau mengingatkan masyarakat sebisa mungkin mengurangi paparan langsung sinar matahari, terutama yang melakukan aktivitas di luar rumah disarankan menggunakan anti radiasi dan pelindung diri.

"Terakhir, mengingat suhunya lumayan panas kami menyarankan masyarakat untuk banyak-banyak minum air putih," kata dia.

Sementara itu, Icha (32) salah seorang warga Kota Padang mengatakan untuk mengurangi dampak suhu panas di siang hari ia memaksimalkan penyejuk udara atau air conditioner (AC).

"Biasanya AC itu hanya saya nyalakan saat malam hari. Tapi, sekarang siang hari pun harus dinyalakan karena suhunya panas sekali," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...

Jojo Lolos ke Final Indonesia Open 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.