Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Admin Medsos Wali Kota Surabaya Ngobrol Nyeleneh Saat Live, Publik Murka dan Serbu Kolom Komentar

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Admin Medsos Wali Kota Surabaya Ngobrol Nyeleneh Saat Live, Publik Murka dan Serbu Kolom Komentar Doc: ANTARA

JAKARTA - Live Instagram Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendadak heboh setelah obrolan admin media sosialnya bocor ke publik. Suara admin terdengar jelas saat siaran langsung dijeda dan ia mengira tidak ada yang mendengar percakapannya.

Dalam rekaman itu terdengar admin sedang berbincang dengan seseorang yang diduga rekan kerjanya. Mereka membahas soal video kegiatan Eri yang disebut-sebut akan digunakan lagi ketika ada momen serupa.

"Kalau seperti ini mat, kan bagus tuh bapak turun. Video bapak kita simpan dulu saja," ucap admin tersebut. "Mungkin besok hujan bisa kita pakai. Seakan-akan besok keliling," lanjutnya dalam rekaman yang viral.

Cuplikan percakapan itu direkam oleh warganet yang menonton live tersebut. Tak menunggu lama, video itu langsung tersebar di berbagai platform media sosial.

Publik pun memberikan respons negatif terkait insiden tersebut. Banyak komentar bernada sindiran muncul di akun Instagram Eri hingga Minggu (2/11/2025).

Warganet menilai percakapan admin tersebut seolah mengisyaratkan pencitraan dalam kegiatan lapangan sang Wali Kota. Unggahan-unggahan setelahnya dipenuhi kritik dari masyarakat.

Meski begitu, admin medsos Eri tak tinggal diam dan langsung menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menegaskan bahwa obrolan tersebut hanya sekadar bercanda dengan rekan kerjanya.

Admin itu mengaku menyesal karena kelalaiannya mencoreng nama baik Wali Kota Surabaya. Ia akhirnya memilih mundur untuk menanggung tanggung jawab penuh atas perbuatannya.

Keputusan mundurnya admin itu menuai beragam tanggapan dari publik. Sebagian menilai itu sebagai langkah berani meski kesalahan tersebut dianggapnya candaan semata.

Legislator Surabaya, Arif Fathoni ikut buka suara mengenai polemik viral tersebut. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya itu membela Eri dari tuduhan pencitraan.

“Saya kira itu murni kelalaian individu. Tidak elok kalau kemudian dipukul rata seolah kegiatan lapangan Pak Wali hanya pencitraan,” ujar Arif Fathoni. "Warga Surabaya tahu, beliau ini pemimpin yang benar-benar hadir di lapangan,” katanya menambahkan.

Fathoni menilai keputusan admin yang mundur merupakan bentuk tanggung jawab moral yang patut diapresiasi. Ia menyatakan tidak banyak orang yang berani mengambil langkah seberani itu.

“Manusia tempatnya salah dan khilaf. Yang penting ketika salah, dia berani bertanggung jawab,” ungkapnya. “Staf itu sudah minta maaf dan mengundurkan diri. Itu langkah terhormat yang jarang dilakukan di birokrasi,” sambungnya.

Politisi Partai Golkar itu juga mengimbau agar masyarakat tidak terlalu menghakimi admin muda tersebut. Ia menekankan Surabaya harus tetap menjadi kota yang memberikan ruang kreativitas bagi generasi muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

6 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.