Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Admin Medsos Wali Kota Surabaya Ngobrol Nyeleneh Saat Live, Publik Murka dan Serbu Kolom Komentar

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 17:35 WIB | Oleh:

“Kita harus jadi masyarakat yang pemaaf. Jangan sampai satu kesalahan kecil membuat anak muda kehilangan semangat dan kreativitas,” pungkas Toni.

Insiden ini memicu perdebatan mengenai transparansi dan etika kerja tim media pejabat publik. Banyak pihak mengingatkan bahwa media sosial merupakan etalase yang diawasi publik setiap detik.

Seiring viralnya kejadian tersebut, sebagian warga berharap Eri memberikan klarifikasi langsung agar tidak menimbulkan prasangka baru. Meskipun demikian, banyak pula yang tetap mendukung Eri sebagai pemimpin lapangan yang aktif turun membantu masyarakat.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa satu kelalaian kecil di ranah digital bisa berdampak besar pada reputasi pejabat publik. Konten yang seharusnya bernilai positif dapat berubah menjadi kontroversi hanya karena kesalahan teknis kecil.

Publik kini menunggu langkah selanjutnya dari pihak Pemerintah Kota Surabaya. Apakah akan ada evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan media sosial pejabat agar insiden serupa tidak terulang kembali.

Sementara itu, aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik Surabaya tetap berjalan seperti biasa. Terlepas dari polemik yang terjadi, warga berharap Eri dan jajaran tetap fokus melayani masyarakat secara optimal.

Dengan dinamika yang berkembang, kasus ini menjadi pelajaran penting dalam era digital yang sangat sensitif terhadap informasi. Semua pihak diharapkan bisa lebih berhati-hati dan profesional dalam setiap komunikasi publik yang dilakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.