Selamatkan Kerugian Penerimaan Negara Bukan Pajak, Ini yang Dilakukan Balai TN Komodo di Pulau Flores
📅 Jumat, 31 Okt 2025, 08:17 WIB | Oleh: SriyonoKetua Dewa Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTT Viktor Pance menyatakan penertiban aktivitas oleh Balai TN Komodo dinilai tidak hanya menjaga keberlanjutan wilayah konservasi, akan tetapi merupakan upaya memastikan zona pemanfaatan untuk kegiatan wisata alam seperti di daratan dan perairan laut berjalan dengan baik.
Terlebih, zona pemanfaatan TN Komodo sudah menjadi destinasi pariwisata unggulan untuk wilayah NTT yang selama ini berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal Labuan Bajo, Flores.
Pance menegaskan pembelian tiket masuk kawasan TN Komodo tidak hanya sekadar kewajiban bagi wisatawan dan pelaku wisata, namun hal tersebut merupakan kontribusi atas jasa wisata yang telah didapatkan dalam kawasan.
Kontribusi itu akan dikelola oleh pemerintah yang nantinya akan digunakan kembali untuk menjaga kelestarian alam dan keanekaragaman hayati serta peningkatan pengawasan wilayah konservasi dan mendukung pembangunan negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia meminta pelaku wisata yang dipercayakan untuk membeli tiket masuk kawasan menjalankan kewajibannya. Hal tersebut merupakan bukti dukungan konkret pelaku wisata yang menyadari bahwa pengelolaan kawasan konservasi membutuhkan anggaran yang besar.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Aloysius Suhartim Karya menyayangkan tindakan oknum pelaku pariwisata yang sengaja tidak membeli tiket masuk kawasan TN Komodo.
Bagi Aloysius, hal tersebut merupakan perilaku koruptif terhadap kepercayaan yang diberikan wisatawan, bahkan tindakan itu dapat dikatakan penipuan kepada wisatawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aloysius mendorong agar Balai TN Komodo agar memberikan sanksi tegas bagi oknum pelaku pemandu wisata yang terbukti melakukan pelanggaran pembelian tiket masuk, sehingga terdapat efek jera bagi para oknum pelaku pariwisata tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!