Selamatkan Kerugian Penerimaan Negara Bukan Pajak, Ini yang Dilakukan Balai TN Komodo di Pulau Flores
📅 Jumat, 31 Okt 2025, 08:17 WIB | Oleh: SriyonoPelaku wisata lainnya seperti pemandu wisata berdalih kepada petugas bahwa pihak travel agent belum membeli tiket masuk kawasan dan lupa membeli tiket masuk kawasan karena sibuk mengurus program perjalanan wisata, hingga kesulitan membeli tiket masuk kawasan karena akses internet dalam kawasan yang kurang memadai.
Dalih tersebut dinilai Balai TN Komodo tidak beralasan, karena pembelian tiket masuk kawasan seharusnya dilakukan sebelum melakukan perjalanan wisata. Balai TN Komodo juga telah menggunakan layanan internet satelit di beberapa titik dalam kawasan seperti Padar Selatan, Loh Buaya Pulau Rinca dan Loh Liang Pulau Komodo, sehingga dapat memudahkan pembelian tiket masuk jika telah berada dalam kawasan TNK.
Fakta cukup mencengangkan lainnya adalah praktik penipuan yang dilakukan oleh oknum pelaku wisata. Saat penertiban oleh petugas, pemandu wisatawan ternyata kedapatan memanipulasi data wisatawan.
Petugas kerap menemukan jumlah wisatawan yang diangkut kapal wisata tidak sesuai dengan jumlah tiket masuk kawasan yang telah dibeli. Oknum pelaku wisata juga mengurangi jumlah wisatawan sehingga tidak membeli tiket masuk untuk beberapa wisatawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada banyak kapal wisata lainnya seperti kapal cepat, petugas menemukan oknum pelaku wisata mengkategorikan sejumlah wisatawan asing menjadi wisatawan nusantara. Hal ini dilakukan agar mengurangi jumlah uang yang yang harus dikeluarkan untuk membeli tiket masuk kawasan.
Praktik kecurangan oknum pelaku wisata ini kebanyakan dilakukan secara diam-diam dan tidak diketahui oleh wisatawan yang mempercayakan pelaku wisata untuk membeli tiket.
Rawuh juga menjelaskan kecurangan juga terjadi pada kapal pinisi. Dalam operasi penertiban ditemukan sejumlah kapal pinisi yang memiliki program perjalanan wisata dalam kawasan selama tiga hari dua malam hanya satu kali membeli tiket masuk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun ditemukan satu kapal pesiar yang mengangkut sejumlah wisatawan asing tidak membeli tiket masuk kawasan. Namun, hal tersebut dikarenakan belum memahami peraturan terkait pembelian tiket masuk. Setelah disampaikan oleh petugas mereka bersikap kooperatif dan langsung melakukan pembelian tiket yang dipandu petugas.
Balai TN Komodo mengapresiasi para pelaku wisata maupun para wisatawan yang selama ini menaati aturan dalam kawasan dan menjalankan kewajiban membeli tiket masuk kawasan TN Komodo menggunakan aplikasi SiOra.
Aplikasi SiOra merupakan upaya pemerintah menjamin layanan yang optimal serta menjamin transparansi, sehingga diharapkan kebiasaan tidak membeli tiket masuk kawasan TN Komodo oleh oknum pelaku wisata dan wisatawan tidak terulang di kemudian hari.
Para pelaku pariwisata dan wisatawan juga didorong untuk ikut ambil bagian dalam meningkatkan pendapatan negara melalui PNBP serta tetap menjaga kelestarian dan keberlanjutan alam TN Komodo.
Respon Asosiasi Wisata
Sejumlah asosiasi wisata merespon baik langkah Balai TN Komodo melakukan patroli penertiban aktivitas wisata, sehingga segala aktivitas pariwisata di TN Komodo tetap berjalan sesuai peraturan serta melindungi keanekaragaman hayati dan ekosistem di dalamnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!