Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PU Bangun Jaringan Irigasi Air Tanah di Minahasa, Sulawesi Utara

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian PU Bangun Jaringan Irigasi Air Tanah di Minahasa, Sulawesi Utara Doc: Antara Foto
Ket. Menteri PU Dody Hanggodo saat melakukan penanaman padi bersama di Desa Wasian, Kakas Barat, Minahasa, Sulut.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengembangkan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Program JIAT sebagai langkah strategis untuk membantu petani agar terus berproduksi," kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau lokasi JIAT di Desa Wasian, Sabtu.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan air irigasi bagi sektor pertanian.

Selain memanfaatkan tampungan air dari bendungan, waduk, maupun jaringan irigasi permukaan, Kementerian PU juga mengembangkan JIAT di berbagai daerah, salah satunya di Desa Wasian Kabupaten Minahasa.

Kehadiran JIAT menjadi solusi bagi lahan pertanian yang belum terjangkau aliran air dari infrastruktur irigasi konvensional, sehingga dapat membuka dan menambah luas areal tanam baru.

Kementerian PU berharap program JIAT dapat mendukung target swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mengangkat kesejahteraan petani di Minahasa dan sekitarnya.

JIAT di Desa Wasian dibangun pada 2005 dan telah dilakukan rehabilitasi oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi I pada 2025 dengan panjang saluran irigasi 1.292 meter dan kapasitas aliran 10 liter per detik.

Pada kesempatan itu Menteri PU Dody Hanggodo juga melakukan penanaman padi jenis superwin bersama kelompok tani di Desa Wasian.

Kepala Desa Wasian Marlien Lalamentik mengatakan mengapresiasi perhatian Kementerian PU kepada petani di desanya.

Ia juga berharap Desa Wasian mendapat bantuan alat untuk pengangkatan eceng gondok di waduk desa, karena air menjadi sumber utama untuk mengaliri persawahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.