Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Selamatkan Kerugian Penerimaan Negara Bukan Pajak, Ini yang Dilakukan Balai TN Komodo di Pulau Flores

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 08:17 WIB | Oleh:
Selamatkan Kerugian Penerimaan Negara Bukan Pajak, Ini yang Dilakukan Balai TN Komodo di Pulau Flores Doc: antara foto
Ket. Balai TN Komodo melakukan penertiban aktivitas wisatawan di Pulau Flores, NTT.

LABUAN BAJO - Pada Jumat, 24 Oktober 2025, saat jarum jam menunjukkan kurang 10 menit menuju pukul 12.00 WITA, suasana Karang Makassar di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terlihat lengang.

Hanya terlihat tiga kapal cepat berada di garis pantai, membawa puluhan wisatawan nusantara dan mancanegara menuju salah satu spot diving dan snorkeling terbaik di kawasan konservasi di ujung barat Pulau Flores tersebut.

Pulau seukuran lapangan sepak bola yang hilang muncul mengikuti pasang dan surut air laut itu perlahan-lahan semakin ramai hingga pada puncaknya pada pukul 14.00 WITA hingga sore hari. Wisatawan terus berdatangan menggunakan kapal cepat maupun sekoci memenuhi pulau itu.

Tidak hanya hilir mudik wisatawan yang terlihat di siang itu, terdapat juga tim dari Balai Taman Nasional (TN) Komodo yang tengah melakukan patroli penertiban aktivitas wisata.

Tim dari Balai TN Komodo juga berkolaborasi dengan personel Korpolairud Baharkam Polri menertibkan aktivitas wisata dalam kawasan TN Komodo pada 24-28 Oktober 2025.

Di gundukan pasir yang berwarna putih dan sedikit merah muda, semangat tim patroli tidak pasang surut seperti karakteristik pulau itu. Mereka dengan cekatan memastikan para wisatawan maupun pelaku wisata telah membeli tiket masuk sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis PNBP yang berlaku pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Tidak hanya tim di darat, satu tim patroli lainnya juga melakukan penertiban aktivitas wisata serta pemeriksaan dokumen pelayaran kapal wisata yang lego jangkar dalam kawasan TN Komodo.

Kedua tim ini mendapatkan tantangan berat yang sama. Jika tim patroli darat harus menahan teriknya matahari siang hingga sore hari, maka tim patroli laut harus ekstra hati-hati menerjang gelombang saat mengunjungi satu kapal wisata ke kapal wisata lainnya.

Namun demikian, tantangan di atas seolah telah menjadi sahabat yang selalu menemani petugas Balai TN Komodo dalam menjalankan tugas dan amanah.

Patroli tersebut dilakukan guna menindak para pelaku wisata yang melakukan pelanggaran dan menyelamatkan potensi kerugian negara. Banyak oknum pelaku wisata yang kerap tidak membeli tiket saat memasuki kawasan TN Komodo.

Aktivitas wisata di TN Komodo menjadi jantung pariwisata di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Balai TN Komodo mencatatkan jumlah kunjungan wisatawan sepanjang Januari-September 2025 sebanyak 339.938 orang. Kunjungan ini didominasi wisatawan mancanegara sebanyak 267.780 orang dan wisatawan nusantara sebanyak 72.158 orang.

Jumlah kunjungan tersebut naik  bila dibandingkan dengan total kunjungan tahun 2024 yakni 334.209 orang. Konsekuensi logis tingginya kunjungan wisatawan diharapkan berdampak pada penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Total Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Balai Taman Nasional Komodo pada tahun 2024 adalah Rp53 miliar. Angka ini merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya, di mana PNBP tahun 2022 tercatat sebesar Rp20 miliar dan tahun 2023 sebesar Rp40 miliar.

Praktik curang sejumlah oknum pelaku wisata, dalam hal ini sejumlah oknum pemandu wisata, pengelola kapal wisata maupun travel agent yang tidak membayar tiket masuk TN Komodo, tentunya mencederai semangat dan dukungan pembiayaan konservasi, peningkatan pendapatan negara, serta pemberdayaan masyarakat lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.