Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Penumpang Padati Dermaga Banda Neira, Antre Kapal Pelni Menuju Ambon

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 12:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kapal-kapal Pelni menjadi tulang punggung logistik dan penumpang di wilayah timur Indonesia.


Memaksimalkan armada

Saat ini, terdapat 25 kapal penumpang aktif dari total 26 armada, sementara satu kapal masih menjalani perawatan pascakebakaran di Makassar. Selain itu, terdapat 30 kapal perintis, satu kapal ternak, satu kapal rede, dan 11 kapal barang yang melayani berbagai jalur.

Dari seluruh armada tersebut, sekitar 10 kapal melayani kawasan timur Indonesia, wilayah dengan bentang lautan luas dan fasilitas transportasi yang sangat terbatas. Sisanya tersebar di klaster tengah dan barat, di mana moda transportasi lain, seperti pesawat atau kereta masih tersedia.

Sementara itu, Pelni harus memutar otak agar tetap berlayar di tengah keterbatasan armada tua. Beberapa kapal sudah berusia lebih dari 40 tahun, melintasi ribuan mil laut dari generasi ke generasi, menjadi saksi perjalanan ekonomi dan kemanusiaan di Indonesia Timur.

Untuk membeli satu kapal baru tipe besar, dibutuhkan dana sekitar Rp1,5 triliun. Pelni, yang setiap tahunnya hanya mampu menyisihkan sekitar Rp200 miliar dari laba operasional, memperkirakan butuh waktu hingga satu dekade untuk mengumpulkan biaya pengadaan satu kapal baru.

Padahal, dari kajian, kebutuhan ideal untuk menyatukan seluruh wilayah Nusantara mencapai 80 kapal penumpang. Jumlah itu diyakini cukup untuk memperpendek waktu tunggu masyarakat di pulau-pulau kecil yang kini harus menunggu hingga dua minggu untuk kedatangan kapal berikutnya.

Realitas di Banda Neira menggambarkan perlunya pemenuhan kebutuhan transportasi. Di tengah pesona wisata sejarah dan alamnya, masyarakat di pulau itu harus menunggu kapal Pelni tiga hingga empat hari sekali, sementara pesawat kecil hanya terbang dua kali sepekan, dengan kapasitas tidak lebih dari selusin orang.

Kondisi itu membuat setiap kedatangan kapal seperti peristiwa besar. Tidak hanya penumpang dan logistik, kapal Pelni membawa harapan, membawa pasien yang ingin sembuh, membawa barang dagangan yang menopang ekonomi pulau, dan kadang membawa cerita lahirnya kehidupan baru di tengah laut.

Meski belum mampu menyetor dividen besar bagi negara, peran Pelni di wilayah kepulauan timur menjadi tidak tergantikan. Ia bukan hanya operator pelayaran, melainkan simbol kehadiran negara di perbatasan samudra, tempat profit sering kali tidak sebanding dengan makna kemanusiaan yang dihadirkan.

Pelni menjadi nadi kehidupan dan kemanusiaan di pelosok tanah air, menjaga harapan, logistik, dan keterhubungan pulau-pulau timur Indonesia di tengah keterbatasan armada dan jarak yang memisahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Cedera Badosa Bantu Sherif Juara

19 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Cedera Badosa Bantu Sherif ...

Panen ikan nila Larasati

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Panen ikan nila Larasati

Fasilitas desalinasi untuk warga pesisir

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Fasilitas desalinasi untuk ...

Festival UFO Indonesia

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival UFO Indonesia

Pembangunan kanopi di Stasiun Bogor

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pembangunan kanopi di Stasi...
Ekonomi
Realisasi penggunaan BBM be...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.