Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awalnya Langganan Banjir, SDN 020 Sepaku di Kawasan IKN Kini Jadi Contoh Wujud Pendidikan Berkualitas

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Awalnya Langganan Banjir, SDN 020 Sepaku di Kawasan IKN Kini Jadi Contoh Wujud Pendidikan Berkualitas Doc: ANTARA
Ket. SDN 020 sepaku di Penajam paser Utara, Kaltim setelah direlokasi.

PENAJAM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebutkan Sekolah Dasar (SD) Negeri 020 di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), yang masuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah contoh semua pihak bergerak mewujudkan pendidikan berkualitas.

"Kami apresiasi kerja sama semua pihak yang terjalin dalam pembangunan SD Negeri 020 Sepaku," ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat kegiatan peresmian sekolah dasar itu di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu.

"Pembangunan SD Negeri 020 Sepaku adalah contoh nyata partisipasi semesta, seluruh pihak bergerak sukseskan visi besar pendidikan berkualitas untuk semua," kata Mendikdasmen.

Hal itu, lanjut dia, sekaligus mendukung program kepala negara dalam memperkuat Sumber Daya Manusia sesuai AstaCita keempat.

Sekolah dasar yang telah direlokasi dan direvitalisasi merupakan kolaborasi Otorita IKN dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, serta dukungan pendanaan dari Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) melalui tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).

Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimudin menambahkan Pembangunan SD Negeri 020 Sepaku bukan sekedar mengganti gedung lama, tetapi juga membentuk lingkungan belajar yang mampu mengubah pola pikir dan semangat para peserta didik dan tenaga pendidik.

Dengan desain sekolah yang baru, lanjut dia, sekolah berpindah dari rumah biasa ke rumah mewah, kemudian perubahan pola pikir peserta didik dan tenaga pendidik, serta pelayanan pendidikan akan berubah.

Sebelum direlokasi SD Negeri 020 Sepaku merupakan sekolah langganan banjir yang mengganggu proses belajar mengajar, peserta didik dan tenaga pendidik harus bergotong-royong membersihkan sekolah setiap kali hujan deras melanda.

Relokasi ke lokasi baru dan revitalisasi infrastruktur, kata Alimudin, menjadikan SD Negeri 020 Sepaku lebih layak, aman, dan nyaman, bagi kegiatan pendidikan.

Gedung SD Negeri 020 Sepaku saat ini dilengkapi dengan 12 ruang kelas dan berbagai fasilitas pendukung, seperti laboratorium komputer, laboratorium IPA, perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, UKS, koperasi, kantin, dan mushala.

Desain bangunan mengadopsi arsitektur rumah panjang adat Lamin Suku Dayak, dengan pendekatan gedung pintar (smart building) dan gedung hijau (green building) yang ramah lingkungan dan berteknologi modern.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Rano Pastikan Pulau Tidung ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.