Qatar akan Transfer Satu Skuadron Jet Tempur Eurofighter Typhoon ke Angkatan Udara Turki
📅 Jumat, 24 Okt 2025, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDi Teluk Persia, langkah ini meningkatkan pengaruh strategis Qatar sebagai perantara yang mampu memfasilitasi transfer teknologi pertahanan canggih sekaligus memperdalam hubungan dengan Ankara, sekutu utama yang memiliki pangkalan militer di Doha.
Bagi industri pertahanan Barat, perjanjian ini menyoroti fleksibilitas konsorsium Eurofighter dalam beradaptasi dengan dinamika politik dan ekspor yang kompleks, memastikan kelangsungan produksi sambil memenuhi kepentingan keamanan regional.
Namun, tantangan tetap ada.
Persetujuan dari keempat anggota konsorsium Eurofighter — Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol — sangat penting sebelum perjanjian sub-transfer dapat diselesaikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara khusus, persetujuan Jerman diperkirakan bergantung pada jaminan bahwa pesawat itu tidak akan digunakan dengan cara yang melanggar peraturan ekspor senjata Uni Eropa.
Selain itu, negosiasi logistik dan keuangan masih berlangsung, termasuk penilaian 12 jet Tranche 4 beserta paket pelatihan, pemeliharaan, dan persenjataan.
Perkiraan menunjukkan bahwa nilai total kesepakatan tersebut dapat melebihi 3 miliar dolar, tergantung pada dukungan dan integrasi senjata yang dipilih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara teknis, kemampuan Eurofighter Typhoon menjadikannya tambahan yang sangat berharga bagi kemampuan udara Türkiye.
Pesawat ini mampu mencapai kecepatan maksimum lebih dari Mach 2.0, ketinggian operasi 55.000 kaki dan kemampuan "supercruise" pada Mach 1.5 tanpa menggunakan pendorong tambahan.
Radar AESA Captor-E mampu mendeteksi target pada jarak melebihi 200 kilometer, sementara integrasi dengan rudal udara-ke-udara jarak jauh Meteor memberikan kemampuan menembak melebihi 150 kilometer.
Untuk misi udara-ke-darat, Typhoon dapat meluncurkan rudal Storm Shadow, bom berpemandu presisi Paveway IV, serta rudal anti-tank Brimstone, yang memberikan fleksibilitas tempur multi-peran yang luas bagi Türkiye.
Bagi Ankara, integrasi platform ini tidak hanya akan meningkatkan kemampuan anti-interferensi terhadap pesaing regional tetapi juga akan memberikan masukan berharga ke dalam pengembangan sistem avionik, peperangan elektronik, dan sensor KAAN.
Jika difinalisasi, transfer 12 Eurofighter Typhoon Qatar ke Turki dapat dianggap sebagai salah satu keputusan pengadaan paling strategis dalam beberapa tahun terakhir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!