Qatar akan Transfer Satu Skuadron Jet Tempur Eurofighter Typhoon ke Angkatan Udara Turki
📅 Jumat, 24 Okt 2025, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDalam konteks tersebut, dialog yang berkembang antara Turki dan Qatar dipandang sebagai langkah kreatif untuk mendapatkan akses ke pesawat tersebut tanpa menghadapi hambatan ekspor secara langsung atau proses persetujuan konsorsium yang panjang.
Qatar sebagai Perantara Strategis dan Mitra Pertahanan
Angkatan Udara Emir Qatar atau Qatar Emiri Air Force (QEAF), saat ini mengoperasikan 24 Eurofighter Typhoon berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada tahun 2017, dengan pengiriman akan selesai antara tahun 2019 dan 2023.
Pesawat ini, yang dilengkapi dengan konfigurasi Tranche 3A, telah memberi Qatar kemampuan tempur multiperan yang kuat bersama armada F-15QA dan Rafale-nya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada bulan Desember 2024, Doha dilaporkan bermaksud untuk meningkatkan pesanannya menjadi 12 Typhoon Tranche 4 yang dilengkapi dengan avionik yang ditingkatkan, radar AESA Captor-E, dan sistem peperangan elektronik yang lebih canggih.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa Qatar kini siap untuk mengalihkan pesanan tambahan ke Türkiye, dengan demikian menunjuk Angkatan Udara Turki sebagai pengguna akhir sambil tetap mempertahankan komitmennya terhadap konsorsium Eurofighter.
Pengaturan ini diperkirakan memerlukan persetujuan dan koordinasi konsorsium yang dipimpin oleh Inggris sebagai produsen utama dan pelindung diplomatik program Typhoon.
Sebaiknya Anda baca juga:
Proposal tersebut disusun sebagai perjanjian sub-transfer yang memungkinkan Qatar mempertahankan status pembelian sambil membantu Türkiye memenuhi kebutuhan modernisasinya.
Sebagai imbalannya, Doha berpotensi memperoleh akses yang lebih luas ke program pertahanan Turki seperti partisipasi dalam proyek jet tempur generasi kelima KAAN atau peluang untuk kerja sama produksi bersama dalam sistem rudal dan avionik.
Pendekatan diplomasi “keseimbangan strategis” ini mencerminkan evolusi kerja sama pertahanan di Timur Tengah, di mana negara-negara memanfaatkan kemitraan bersama untuk mempercepat modernisasi dan menyeimbangkan kekuatan geopolitik.
Bagi Turki, peran Qatar sebagai mediator memberikan solusi langsung terhadap kesenjangan operasional tanpa harus menunggu putaran baru pada jalur produksi Eurofighter yang saat ini penuh karena tingginya permintaan global.
Mendukung Kesiapan Operasional dan Pelatihan Melalui Eurofighter
Pemindahan 12 Eurofighter baru ke Turki dipandang sebagai jembatan operasional — komponen sementara tetapi penting dalam mempersiapkan Angkatan Udara Turki untuk platform tempur generasi baru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!