Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen PPPA Ingin Kota Tua Jadi Ruang Publik Aman dan Inklusif

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 12:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamen PPPA Ingin Kota Tua Jadi Ruang Publik Aman dan Inklusif Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan.

 Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan berharap revitalisasi Kota Tua Jakarta, dapat mengembalikan kawasan kota tua sebagai ruang publik yang inklusif bagi masyarakat.

"Bayangkan Alun-Alun Fatahillah bukan hanya dipenuhi wisatawan, tetapi juga pendongeng, musisi, dan tawa anak-anak. Inilah semangat kota yang hidup, tempat di mana keberagaman, kreativitas, dan ketangguhan Jakarta tumbuh bersama," kata Wamen PPPA Veronica Tan di Jakarta, Rabu.

Pihaknya mengapresiasi rencana revitalisasi Kawasan Kota Tua Jakarta yang tengah digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama MRT Jakarta dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Wamen PPPA menilai proses revitalisasi sangat dibutuhkan bukan hanya perbaikan fisik, tetapi juga upaya memulihkan kembali jiwa dan nilai kemanusiaan yang melekat di dalamnya.

"Memulihkan jiwa Kota Tua bukan hanya mengecat ulang dinding atau memperbaiki atap, tetapi bagaimana kita menghubungkan kembali sejarah dengan kemanusiaan, membangunkan makna, dan membuat tempat ini bernapas kembali," ujar Veronica Tan.

Ia berharap Kawasan Kota Tua nantinya bisa difungsikan bukan hanya sebagai pusat mobilitas atau destinasi wisata, tetapi juga wadah tumbuhnya kreativitas dan kebahagiaan sebagai ruang hidup yang ramah bagi masyarakat, seniman, dan anak-anak.

Veronica Tan menceritakan keterlibatannya satu dekade lalu dalam Proyek Kota Tua bersama berbagai komunitas, tokoh masyarakat, dan pelaku budaya yang memiliki kepedulian untuk menjadikan Kota Tua sebagai tempat yang lebih baik.

Ia pun optimistis bahwa kali ini dengan dilandasi rasa cinta terhadap sejarah dan kolaborasi lintas sektor, pelestarian Kawasan Kota Tua Jakarta sebagai warisan budaya dapat diteruskan kepada generasi mendatang dan membawa kemajuan yang lebih berdampak.

"Selama hampir 500 tahun, kawasan ini menyimpan sejarah panjang yang menjadi bagian dari jati diri bangsa. Tugas kita adalah mewariskan semangatnya kepada anak-anak kita, agar mereka tumbuh dengan kebanggaan terhadap sejarah dan budayanya," kata Wamen PPPA Veronica Tan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...
Nasional
KRI Nala evakuasi korban ke...
Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...
Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.