Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapan Orang Aborigin Tiba di Australia?

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 07:52 WIB | Oleh:
Kapan Orang Aborigin Tiba di Australia? Doc: SAEED KHAN/AFP
Ket. Para penari tradisional Aborigin tampil di Hyde Park, Sydney. Acara tahunan yang berlangsung selama seminggu ini, bertema “Bahasa Kita Penting”, merayakan budaya Aborigin dan Penduduk Kepulauan Selat Torres dan berlangsung di Hyde Park.

BUDAYA Aborigin Australia diakui sebagai tradisi tertua yang masih hidup di dunia. Sebuah studi baru oleh seorang antropolog Utah, dengan berdasarkan bukti genetik, menyimpulkan bahwa para penjajah Sahul tiba lebih lambat dari perkiraan umum 65.000 tahun yang lalu.

Studi sebelumnya memperkirakan bahwa nenek moyang penduduk asli Australia saat ini, yang dikenal sebagai masyarakat Sahul, pertama kali mencapai benua itu sekitar 65.000 tahun yang lalu. Namun, penelitian genetik baru dari Universitas Utah, yang meneliti jejak DNA Neanderthal pada Homo sapiens, menunjukkan bahwa kedatangan mereka terjadi lebih baru tidak lebih awal dari 50.000 tahun yang lalu.

Bekerja sama dengan seorang kolega dari Universitas La Trobe Australia, James O’Connell, Profesor Emeritus Terhormat di Departemen Antropologi di Universitas Utah, membagikan temuan terbaru ini dalam jurnal Archaeology in Oceania.

Penelitian ini didasarkan pada bukti sebelumnya yang menunjukkan bahwa Homo sapiens dan Neanderthal hanya kawin silang sekali selama beberapa ribu tahun atau antara 43.500 dan 51.500 tahun sebelum masa kini, atau BP.

Karena semua manusia modern, termasuk penduduk asli Australia, membawa 1–4 persen DNA Neanderthal, tim O’Connell menyimpulkan bahwa nenek moyang Aborigin tidak mungkin tiba sebelum periode ini.

Selain itu, sebagian besar situs arkeologi yang ditemukan di seluruh Australia berasal dari antara 43.000 dan 54.000 tahun yang lalu, yang semakin mendukung garis waktu selanjutnya untuk pemukiman manusia pertama di benua itu.

“Tanggal kolonisasi berada dalam interval tersebut,” kata O’Connell, dikutip dari Scitechdaily. “Hal itu menempatkannya dalam rentang waktu yang sama dengan awal perpindahan populasi Neanderthal di Eurasia barat oleh manusia modern secara anatomis,” ujar dia.

Hominid lain, seperti Homo erectus, telah hidup di Asia Tenggara selama lebih dari satu juta tahun, tetapi belum menyeberang ke luar negeri dalam jumlah yang cukup besar untuk menciptakan populasi yang stabil di Australia. Hal itu merupakan ukuran penting dari signifikansi kedatangan Homo sapiens.

Penanggalan Arkeologi

Salah satu anomali penting di Australia di antara situs-situs arkeologi, catat O’Connell, adalah Madjedbebe. Dengan menggunakan penanggalan karbon situs  ini berada dalam rentang 59.000 hingga 70.000 tahun yang lalu.

Teknik penanggalan yang digunakan dalam studi Madjedbebe tahun 2017 yang diterbitkan di Nature adalah pendaran cahaya terstimulasi optik, atau OSL. Teknik ini membaca mineral, biasanya kuarsa atau feldspar, yang ditemukan di situs tersebut seperti “jam” dengan mengukur energi yang tersimpan di dalamnya.

Radiasi terakumulasi ketika mineral-mineral ini terkubur, kemudian dilepaskan ketika terpapar cahaya. Pengukuran jumlah yang dilepaskan menentukan kapan mineral terakhir kali terpapar cahaya. Situs tersebut telah mengalami pengendapan pasir, yang mungkin menjelaskan perkiraan usia artefak.

“Pertanyaan bagi kami bukanlah tentang validitas tanggalnya. Melainkan tentang hubungan antara tanggal dan bukti material keberadaan manusia yaitu, artefak. Di bagian Australia tersebut, banyak situs arkeologi yang lebih tua berada dalam situasi di mana lingkungan pengendapannya berupa lapisan pasir. Material dapat bergerak turun melalui endapan tersebut seiring waktu,” ujar dia.

Artefak yang lebih berat daripada pasir dapat mengendap melalui endapan pasir seiring waktu, dan akibatnya, proses penanggalan mungkin telah menganalisis usia endapan pasir secara akurat, tetapi tidak artefak yang terkandung di dalamnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Pangdam Merdeka Tuntut Bint...
Nasional
Menkes: Satu Sehat Integras...
Ekonomi
Dibayangi "Profit Taking", ...
Daerah
Cegah Puso, BMKG Ingatkan P...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.