Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakistan Derita Kerugian Ekonomi Banjir Tembus 822 Miliar Rupee

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 22:32 WIB | Oleh:
Pakistan Derita Kerugian Ekonomi Banjir Tembus 822 Miliar Rupee Doc: AFP

ISLAMABAD - Pakistan diperkirakan menderita kerugian senilai sekitar 2,9 miliar dolar AS akibat banjir baru-baru ini yang memicu kerusakan skala besar di seluruh penjuru negeri, kata Menteri Perencanaan, Pembangunan, dan Inisiatif Khusus Pakistan Ahsan Iqbal.

Berbicara dalam acara peluncuran informasi terbaru tentang pembangunan bulanan dan laporan asesmen kerusakan banjir awal dari kementerian itu pada Jumat (17/10), Iqbal mengatakan praktik asesmen kebutuhan pascabencana terperinci sedang dilakukan untuk memastikan kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.

Dia mengatakan perkiraan awal atas kerugian berada di kisaran 822 miliar rupee Pakistan, termasuk 430 miliar rupee Pakistan di sektor pertanian dan 307 miliar rupee Pakistan di bidang infrastruktur.

Iqbal mengatakan banjir juga merusak sekitar 229.000 rumah di seluruh Pakistan.

Ia mengatakan bahwa sekitar 2.811 km jalan, 790 jembatan, 129 gedung publik, 2.267 lembaga pendidikan, 243 fasilitas kesehatan, 1.297 kawasan komersial, dan 86 lokasi infrastruktur air, termasuk instalasi air, sumber air, dan waduk juga mengalami kerusakan.

Menurut asesmen awal, kerusakan secara keseluruhan diperkirakan akan mengurangi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Pakistan sebesar 0,3 hingga 0,7 poin persentase pada tahun fiskal berjalan, yang dimulai pada Juli 2025 hingga Juni 2026, menurunkan prospek menjadi 3,5 hingga 3,9 persen dari target sebelumnya, yaitu 4,2 persen.

Laporan tersebut juga memperkirakan bahwa pengangguran dapat bertambah sekitar 220.000 orang akibat bencana tersebut.

"Di bidang pertanian, kami memperkirakan kerugian senilai sekitar 3 juta hingga 3,4 juta bal kapas, sekitar 1 juta ton beras, dan antara 1,3 juta hingga 3,3 juta ton tebu," kata Iqbal, seraya menambahkan bahwa perkiraan ini bergantung pada durasi banjir di berbagai wilayah.

Ia melanjutkan "Di daerah yang airnya surut dengan cepat, kerugiannya terbatas, tetapi di daerah di mana banjir bertahan untuk waktu lama, kerusakannya lebih parah."

Iqbal mengatakan estimasi awal akan memandu upaya rehabilitasi dan pemulihan yang sedang dijalankan pemerintah, dengan fokus pada pembangunan kembali infrastruktur penting, pemulihan mata pencaharian, dan peningkatan ketahanan terhadap bencana akibat iklim di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Memalukan, Mantan Kepala Ba...
Olahraga
James Trafford, Kiper Terma...
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.