Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Diminta Terus Lanjutkan Pemberantasan Korupsi dan Mafia Ekonomi

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Presiden Diminta Terus Lanjutkan Pemberantasan Korupsi dan Mafia Ekonomi Doc: antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA - Direktur Masyarakat Ekonomi Politik Indonesia (MEPI), Iyuk Wahyudi, menilai hasil survei Index Politica yang mencatat 83,5 persen masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kuatnya dukungan publik terhadap agenda besar pemerintahan, terutama dalam pemberantasan korupsi serta perang terhadap mafia pangan, energi, tambang, dan sektor strategis lainnya. 

“Agenda-agenda ini terbaca publik sebagai sikap tegas Presiden Prabowo, dan harus terus digas. Publik melihat beliau sebagai panglima pemberantasan terhadap berbagai bentuk penyimpangan ekonomi,” kata Iyuk di Jakarta, Rabu (15/10).

Menurutnya, tingkat kepuasan publik yang tinggi menandakan keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas nasional dan arah pembangunan yang konsisten. Namun Iyuk menekankan bahwa keberhasilan juga harus disertai komunikasi yang kuat di tingkat akar rumput agar masyarakat merasakan dampaknya secara langsung.

“Survei hanya salah satu indikator. Keberhasilan sejati adalah ketika masyarakat di bawah ikut merasakan hasil nyata dari kebijakan itu,” katanya.

Iyuk mencontohkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat mendapat persepsi negatif di publik akibat kasus keracunan yang viral di sejumlah daerah, meski secara keseluruhan manfaat program jauh lebih besar.

“Sayangnya, narasi yang mendominasi media adalah soal keracunan, bukan soal jutaan penerima manfaat. Pemerintah perlu memperkuat komunikasi berbasis data dan fakta lapangan agar persepsi publik lebih proporsional,” katanya.

Ia juga menyoroti program berbasis pemberdayaan seperti Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih yang kini mulai meredup gaungnya. “Padahal kedua program ini memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi rakyat dan semangat kolektivitas nasional. Pemerintah perlu menghidupkan kembali spirit program-program tersebut agar tidak tenggelam di tengah arus isu yang cepat berubah,” katanya.

Selain memperkuat komunikasi yang substansial, Presiden Prabowo juga perlu membuka keran komunikasi langsung dengan rakyat. “Beliau sebaiknya mulai melakukan kunjungan dan tatap muka, merespons cepat berbagai isu sensitif yang muncul di masyarakat. “Kedekatan langsung itu penting untuk menjaga kepercayaan publik tetap hangat dan otentik,” pungkasnya.

Eksposur Positif

Sementara itu, Direktur Riset Index Politica Fadhly Alimin Hasyim dalam keterangan di Jakarta, Rabu mengatakan tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi terhadap Presiden Prabowo terlihat pada eksposur positif di media massa yang sangat kuat dan positif.

Sebanyak 90,8 persen responden mengaku mengetahui berbagai kegiatan dan kebijakan Prabowo melalui pemberitaan media massa dan media sosial. Dalam survei itu, Index Politica juga merilis kinerja menteri-menteri di Kabinet Merah Putih yang paling dikenal.

Hasilnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dikenal dengan program stimulus 200 triliun rupiah ke Himbara dan BSI serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan program peningkatan lifting minyak dan Biodiesel 45.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin dikenal dengan program transfer teknologi kapal selam scorpen, drone dan pesawat tempur, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji dengan penurunan jumlah stunting balita

Adapun Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dengan program revitalisasi irigasi dan bendungan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan program swasembada beras dan jagung, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan program penurunan biaya haji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Berpotensi Melemah, 6 Agust...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.