Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batik Jadi Bagian Pembelajaran Wajib Siswa SD di Pandak

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 20:15 WIB | Oleh:
Batik Jadi Bagian Pembelajaran Wajib Siswa SD di Pandak Doc: Dok. Istimewa

BANTUL – Pelestarian batik di Kabupaten Bantul terus dikenalkan kepada anak-anak sejak jenjang sekolah dasar. Di Kapanewon Pandak, siswa SD/MI tidak hanya belajar mengenai batik secara teori, tetapi juga diwajibkan memiliki keterampilan membatik sebagai bagian dari pembelajaran budaya.

Hal itu terlihat dalam peringatan Hari Batik Nasional yang digelar di halaman Kapanewon Pandak, Jumat (2/10). Puluhan siswa tampak mempraktikkan proses membatik dengan menggunakan canting dan malam cair. Mereka mengikuti pola yang telah dibuat di atas kain putih dengan pendampingan guru.

Kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 200 peserta yang terdiri atas guru dan tamu undangan. Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta hadir sebagai pembina apel sekaligus memberikan apresiasi kepada Pusat Kegiatan Guru Mandiri (PKGM) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kapanewon Pandak yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Aris mengatakan batik memiliki kedudukan penting sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia. Menurut dia, batik tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kain atau pakaian, tetapi juga sebagai warisan budaya yang perlu dikenalkan dan ditanamkan kepada generasi muda.

“Para guru dapat mengenalkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak melalui kegiatan di lingkungan sekolah. Sementara bagi anak-anak, saya berpesan agar jangan malu mengenakan batik dan jangan merasa budaya tradisional kalah menarik dibandingkan budaya dari luar,” pesan Aris.

Menurut Aris, kegiatan membatik di sekolah juga memberikan manfaat bagi perkembangan keterampilan anak. Proses membuat pola, titik, dan garis dengan canting dapat melatih ketelitian sekaligus kemampuan motorik dan rasa anak.

Pendidikan Batik sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu muatan lokal wajib di Kabupaten Bantul. Khusus di wilayah Kapanewon Pandak, keterampilan tersebut bahkan menjadi bagian dari ketentuan yang harus dipenuhi siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di tingkat SD/MI.

“Anak-anak SD di lingkungan Korwil Kapanewon Pandak ini berkewajiban minimal meninggalkan 2 batik kalau mau lulus. Sehingga setiap anak SD di Kapanewon Pandak ini pasti bisa membatik, bisa berkarya,” ungkapnya.

Selain praktik membatik, peringatan Hari Batik Nasional di Kapanewon Pandak juga diisi dengan berbagai kegiatan. Di antaranya penampilan tari Ambatik yang menggambarkan tahapan pembuatan batik serta peragaan busana yang diikuti murid dan guru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.