Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah dan Pelaku Usaha Bersinergi Perkuat Iklim Investasi Gunungkidul

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Pemerintah dan Pelaku Usaha Bersinergi Perkuat Iklim Investasi Gunungkidul Doc: Dok. Pemkab Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyelenggarakan Temu Bisnis 2025 bertema “Peran Investasi dalam Mendorong Ekonomi Gunungkidul yang Berkelanjutan: Investasi Tumbuh, Ekonomi Maju”, Kamis (16/10/2025). Acara yang digelar di Hotel Santika Playen tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan para pelaku usaha, pemerintah, dan investor dalam memperkuat kolaborasi ekonomi daerah.

Kegiatan ini bertujuan membangun jejaring antar pelaku bisnis sekaligus memperkenalkan sejumlah peluang investasi siap jual atau Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul.

Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agung Danarta, menjelaskan bahwa temu bisnis ini diharapkan menjadi sarana strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dengan potensi unggulan daerah. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun networking antara pelaku usaha, memperkenalkan proyek investasi siap jual, serta menjaring minat investasi di Gunungkidul,” ujarnya.

Sejumlah narasumber turut hadir, antara lain Dr. Didi Nuryadin, SE., M.Si., Tenaga Ahli Penyusun IPRO yang memaparkan Proyek Investasi Siap Jual Tahun 2025; Ketua HIPMI DIY dengan topik sinergi HIPMI dan pemerintah daerah dalam menangkap peluang investasi; serta perwakilan PT Jalidri Putri Wangi (Celosia Semarang) yang membagikan pengalaman minat investasi di Gunungkidul.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan dunia usaha dan asosiasi seperti HIPMI, Kadin, PHRI, PPJI, HPI, dan GKTC.

Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, dalam sambutannya menegaskan bahwa investasi menjadi mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. “Dengan masuknya investasi, aktivitas produksi meningkat, lapangan kerja terbuka, dan roda ekonomi berputar lebih cepat di berbagai sektor,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa hingga 31 Agustus 2025, realisasi investasi di Kabupaten Gunungkidul mencapai Rp2,45 triliun, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp77,7 miliar dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,37 triliun. “Capaian ini menunjukkan tren positif sekaligus meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Gunungkidul,” paparnya.

Lebih lanjut, Pemkab melalui DPMPTSP terus memperkuat pelayanan investasi melalui peningkatan iklim penanaman modal, promosi, dan pengendalian pelaksanaan investasi di berbagai sektor. Fokus pembangunan diarahkan pada sektor unggulan seperti pariwisata, pertanian, perikanan, industri kreatif, serta energi baru terbarukan dengan prinsip ramah lingkungan dan berbasis kearifan lokal.

Melalui Temu Bisnis 2025, Pemkab Gunungkidul berharap dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. “Dengan semangat kolaborasi, transparansi, dan kemudahan berusaha, kami yakin Gunungkidul akan menjadi daerah tujuan investasi yang unggul dan berdaya saing,” tutup Joko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

44 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.