Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Italia Nyatakan Pengakuan Negara Palestina Makin Dekat

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 10:10 WIB | Oleh:
Italia Nyatakan Pengakuan Negara Palestina Makin Dekat Doc: antara foto
Ket. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni

BRUSSELS - Italia semakin dekat untuk mengakui keberadaan negara Palestina setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza, kata Perdana Menteri Giorgia Meloni, Senin (13/10).

“Jelas, jika rencana ini benar-benar dijalankan, maka pengakuan Italia terhadap Palestina akan semakin dekat,” ujar Meloni kepada wartawan di sela-sela KTT Perdamaian Sharm el-Sheikh di Mesir, seperti dikutip kantor berita ANSA.

Ia menegaskan bahwa Italia berkomitmen mendukung pembentukan negara Palestina sambil terus memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza.

Meloni menambahkan bahwa Italia siap membantu menstabilkan situasi di Gaza, termasuk dengan mengerahkan pasukan Carabinieri apabila hal itu dimandatkan oleh resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Italia siap menjalankan perannya. Ini kesempatan besar dan hari bersejarah. Saya bangga Italia hadir di sini,” kata Meloni.

Ia menyebut kesepakatan gencatan senjata itu sebagai “keberhasilan besar” bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, seraya menambahkan, “Kami berharap ia meraih lebih banyak keberhasilan, termasuk di Ukraina.”

Pekan lalu, Trump mengumumkan bahwa Israel dan kelompok Palestina Hamas telah menyepakati fase pertama dari rencana yang ia sampaikan pada 29 September untuk menghentikan pertempuran di Jalur Gaza, membebaskan seluruh sandera Israel dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina, serta melakukan penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh Jalur Gaza.

Tahap pertama kesepakatan tersebut mulai berlaku pada Jumat lalu.

Tahap kedua rencana itu mencakup pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza, pembentukan pasukan multinasional, serta pelucutan senjata Hamas.

Pada Senin (13/10) pagi, proses pembebasan warga Palestina dari penjara-penjara Israel dimulai setelah Hamas membebaskan seluruh 20 sandera Israel yang masih hidup di Jalur Gaza.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 67.800 warga Palestina di wilayah tersebut, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta membuat sebagian besar Gaza tidak lagi layak huni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.