Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Transisi Hijau, Kaltim Prioritaskan Pengembangan Energi Terbarukan

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dorong Transisi Hijau, Kaltim Prioritaskan Pengembangan Energi Terbarukan Doc: Antara
Ket. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni membuka Indonesia Sustainable Energy Week di Hotel Mercure Samarinda, Senin, (13/10).

Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya untuk meninggalkan energi fosil, seperti batu bara dan gas alam, dan beralih ke Energi Baru Terbarukan (EBT) demi mewujudkan ekonomi berkelanjutan serta ramah lingkungan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Senin (13/10), mengatakan komitmen transisi itu telah dicanangkan sejak 15 tahun lalu, dan implementasinya terus diperkuat sampai dengan saat ini.

Transisi energi itu, menurut dia, juga merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hijau dengan target nol emisi.

“Transformasi ekonomi dan energi telah lama kita gaungkan, namun perlu komitmen kuat seluruh pihak untuk mendukung serta implementasi di lapangan,” ujar Sri saat membuka Indonesia Sustainable Energy Week 2025 di Hotel Mercure Samarinda, Senin.

Dia menuturkan meskipun Kaltim dikenal sebagai penghasil utama minyak, gas, dan batu bara, saat ini Kaltim mulai melirik sumber daya lokal yang lebih ramah lingkungan.

Dia menyebutkan salah satu contoh nyata hilirisasi industri yang mendukung EBT di Kaltim, yaitu pabrik kelapa sawit yang memanfaatkan cangkang dan limbah cair (POME) untuk pembangkit listrik.

Selain itu, sambung dia, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau panel surya (solar cell) juga sudah dimulai di sejumlah daerah terpencil di Kaltim.

Sementara itu, dia mengungkapkan potensi besar di Kaltim terkait pemanfaatan EBT, yakni pengembangan energi dari tenaga air (hidro) dan angin.

Indonesia Sustainable Energy Week Goes Regional pertama dilaksanakan pada 13-16 Oktober 2025 di Kota Samarinda, Kaltim. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan di Makassar, Sulawesi Selatan, dengan tema yang berbeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.