ASITA Sumbar Usulkan Pembentukan Satgas Pariwisata, Demi Tata Kelola yang Lebih Baik
📅 Selasa, 14 Okt 2025, 21:22 WIB | Oleh: Tim Penulisla bahkan berharap Gubernur Sumbar dapat menjalin komunikasi langsung dengan Gubernur Pattani dan Sultan Kelantan untuk membuka peluang kerja sama tersebut.
"ASITA siap memfasilitasi sebab potensinya besar, bukan hanya pariwisata, tapi juga edu-tourism," ujarnya.
Dengan konsep edu-tourism atau wisata edukasi, maka besar peluang pelajar dari wilayah tersebut bisa berkuliah atau mengemban pendidikan di Kota Padang. Hal ini tentu akan memberikan dampak ekonomi jangka panjang.
Darmawi menegaskan ASITA berharap seluruh pemangku kebijakan dan masyarakat dapat turut memberikan perhatian lebih pada sektor pariwisata.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karena wisatawan yang datang ke Sumbar bukan cuma bawa cerita, tapi juga berkontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan asli daerah dan pertumbuhan ekonomi kita," kata dia.
Saran ASITA tersebut juga selaras dengan torehan Ranah Minang yang baru saja berhasil meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus pada ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.
Berdasarkan hasil penilaian juri, Provinsi Sumbar dinobatkan sebagai provinsi terbaik kedua secara nasional dalam pengembangan destinasi pariwisata ramah Muslim. Penghargaan itu merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Pemprov Sumbar dalam membangun ekosistem wisata berbasis syariah yang berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!