Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Kota Mataram Diminta Siaga Bencana Hidrometeorologi di Musim Hujan

📅 Senin, 13 Okt 2025, 13:00 WIB | Oleh:
Warga Kota Mataram Diminta Siaga Bencana Hidrometeorologi di Musim Hujan Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin (13/10).

MATARAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengeluarkan peringatan dini agar warga siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi memasuki musim hujan Oktober 2025-April 2026. Peringatan dini itu sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin (13/10), mengatakan sebagai wilayah yang berada di hilir Kota Mataram berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, gelombang pasang, angin kencang, pohon tumbang, dan puting beliung.

"Oleh karena itu, mulai sekarang masyarakat harus siaga melakukan mitigasi menghadapi potensi bencana tersebut," katanya.

Menyikapi fenomena perubahan iklim salah satu cirinya adalah ketidakpastian dalam memprediksi cuaca.

Oleh sebab itu memasuki musim hujan Oktober 2025-April 2026, Wali Kota Mataram juga mengimbau untuk meningkatkan langkah kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

Antara lain dengan membatasi aktivitas di luar rumah jika melihat tanda cuaca ekstrem, mengetahui jalur-jalur evakuasi bencana, mengamankan dokumen penting dan aset berharga milik keluarga.

Selain itu, masyarakat juga perlu melakukan langkah-langkah antisipasi genangan dan bencana banjir dengan membersihkan saluran dari sedimen dan sampah.

"Dengan demikian, saluran bisa berfungsi maksimal ketika terjadi peningkatan debit air di musim hujan," katanya.

Selain itu, Mohan juga mengingatkan masyarakat agar selama musim hujan selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

Hindari berteduh di bawah pohon yang rapuh atau tidak stabil untuk menghindari risiko kecelakaan atau bencana pohon tumbang.

"Masyarakat harus tetap waspada dan prioritaskan keselamatan," kata wali kota mengingatkan.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram H Ramadhani menambahkan peringatan yang disampaikan Wali Kota Mataram tersebut, sudah disebar melalui organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat, dan lurah untuk dapat diteruskan ke lingkungan dan masyarakat umum. "Kami juga menyebar melalui media masa dan media sosial," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.