Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Fenomena Hari Tanpa Bayangan Terjadi Beberapa Wilayah Indonesia Sepanjang Pekan Ini

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 14:55 WIB | Oleh:
BMKG: Fenomena Hari Tanpa Bayangan Terjadi Beberapa Wilayah Indonesia Sepanjang Pekan Ini Doc: Freepik

JAKARTA - Hari tanpa bayangan atau kulminasi adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi tertinggi di langit. Uniknya, fenomena hari tanpa bayangan ini bisa diamati di berbagai wilayah Indonesia pada pekan ini 7-15 Oktober 2025.

Mengutip laman BMKG, momen ketika deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai 'Kulminasi Utama'. Saat Matahari tepat berada di atas kepala pengamat, bayangan benda tegak akan tampak 'menghilang'.

Hal Ini karenakan bayangan bertumpuk dengan benda itu sendiri. Maka itu, kulminasi utama akhirnya dikenal sebagai hari tanpa bayangan.

Alasan mengapa bisa terjadi hari hanpa bayangan karena bidang ekuator Bumi/bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika, demikian mengutip Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator. Kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa.

Pada 2025, Matahari tepat berada di atas Kota Pontianak pada 20 Maret 2025 pukul 11.50 WIB. Dan 23 September 2025 pukul 11.35 WIB.

Sementara pada 21 Juni 2025 pukul 09.40 WIB Matahari berada di titik balik Utara. Dan pada 21 Desember 2025 pukul 22.02 WIB Matahari berada di titik balik Selatan.

Berikut daftar wilayah yang bisa mengamati hari tanpa bayangan pada Oktober 2025

  • Bandar Lampung: 7 Oktober 2025 pukul 11.46.49 WIB,

  • Kepulauan Seribu: 7 Oktober 2025 pukul 11.41.24 WIB,

  • Serang: 8 Oktober 2025 pukul 11.42.56 WIB,

  • Jakarta Utara: 8 Oktober 2025 pukul 11.39.54 WIB,

  • Jakarta Pusat: 9 Oktober 2025 pukul 11.39.58 WIB,

  • Jakarta Barat: 9 Oktober 2025 pukul 11.40.20 WIB,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    semuanya TDK ada otak, bahasa 92 % berbulan ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.