Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perluas Kerjasama Global, Kemenhub Latih SDM Maritim 13 Negara Afrika

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Perluas Kerjasama Global, Kemenhub Latih SDM Maritim 13 Negara Afrika Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Indonesia kembali menunjukkan kepemimpinannya di dunia maritim internasional. Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menyelenggarakan pelatihan internasional bagi 13 negara anggota Maritime Organization of West and Central Africa (MOWCA).

Hal ini merupakan sebuah langkah konkret memperkuat kerja sama lintas benua sekaligus menegaskan komitmen Indonesia menuju keanggotaan Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDMP, Djarot Tri Wardono di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga wujud nyata diplomasi kemaritiman Indonesia. 

“Program pelatihan ini bukan sekadar kegiatan peningkatan kapasitas, tetapi merupakan fondasi strategis dan wujud nyata komitmen Indonesia terhadap solidaritas maritim global. Melalui kerja sama South–South Cooperation dan dukungan hibah dari Pemerintah Indonesia, inisiatif ini menjadi tangan persahabatan dari rakyat Indonesia kepada saudara-saudara kita di Afrika di bawah payung MOWCA,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/10).

Djarot menambahkan bahwa bagi Indonesia, kerja sama ini memperkuat peran sebagai poros maritim dunia yang bertanggung jawab dan membuka peluang kolaborasi riset, inovasi, serta jejaring diplomatik dan ekonomi yang lebih luas. 

“Kami ingin para peserta tidak hanya menjadi ahli maritim, tetapi juga penjelajah budaya yang merasakan kehangatan dan keragaman Indonesia. Dari sini, mereka memahami bahwa kolaborasi bukan hanya soal keterampilan teknis, tapi juga tentang membangun rasa saling menghormati dan persaudaraan antarbangsa.” lanjutnya. 

Kegiatan ini mencakup dua program unggulan, Training of Trainers (ToT) IMO Model Course 6.09 dan Training of Examiners (ToE) IMO Model Course 3.12, yang dilaksanakan di STIP Jakarta dan BP3IP Jakarta. Dari 25 negara anggota MOWCA, sebanyak 13 negara terpilih untuk berpartisipasi setelah melalui proses seleksi, menghadirkan 84 peserta yang mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas pendidikan dan pengujian pelaut sesuai standar International Maritime Organization (IMO).

Sekretaris Jenderal MOWCA, Dr. Paul Adalikwu, memberikan apresiasi atas konsistensi Indonesia dalam mendukung penguatan SDM maritim di kawasan Afrika, khususnya dalam memberikan program pelatihan Training of Trainers (ToT) dan Training of Examiners (ToE) bagi negara-negara anggota MOWCA.

“Kami sangat menghargai komitmen Indonesia yang dengan terbuka berbagi keahlian dan pengalaman. Pelatihan ini tidak hanya memperkuat kapasitas tenaga profesional kami, tetapi juga membangun jembatan kolaborasi antarnegara di bawah semangat IMO,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andy Sutomo Panjaitan, mengatakan bahwa Indonesia memiliki sistem pendidikan dan pelatihan pelaut yang diakui dunia melalui Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW).

“Melalui pelatihan ini, kita tidak hanya meningkatkan kualitas instruktur dan penguji di negara-negara sahabat, tetapi juga mendorong harmonisasi standar keselamatan dan kompetensi pelaut di tingkat global.” jelasnya. 

Pelatihan ini juga didukung oleh Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (Indonesian Aid/LDKPI). Direktur Utama LDKPI, Dalyono, mengatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kontribusi Indonesia dalam kerja sama Selatan–Selatan dan Triangular (SSTC). LDKPI akan terus mendukung inisiatif yang memperkuat kapasitas SDM, khususnya di sektor transportasi, agar manfaatnya dapat dirasakan luas dan berkelanjutan.

“Indonesia kini bukan lagi penerima bantuan, melainkan pemberi manfaat bagi negara lain. Inilah esensi kerja sama Selatan–Selatan dan Triangular, yaitu berbagi ilmu, memperkuat solidaritas, dan membangun dunia yang lebih seimbang,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua STIP, Capt. Tri Cahyadi melaporkan bahwa pelatihan Training of Examiners (ToE) yang berlangsung di kampusnya mengedepankan praktik berbasis simulator modern berstandar IMO.

Sementara itu, Direktur BP3IP Jakarta, Asmul Khairi, menambahkan bahwa pelatihan Training of Trainers (ToT) di BP3IP mempersiapkan para instruktur untuk menjadi agen perubahan di negaranya masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.