Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antrean BBM Jadi Sorotan, Gubernur Sulsel Bakal Minta Tambahan Kuota

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 00:07 WIB | Oleh:
Antrean BBM Jadi Sorotan, Gubernur Sulsel Bakal Minta Tambahan Kuota Doc: Antara foto/HO Pemprov Sulsel
Ket. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama. Wali Kota Makassar melalukan inspeksi mendadak (sidak) pengisian BBM di SPBU Makassar, Sabtu (12/9).

MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman akan meminta pemerintah pusat menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk Sulsel menyusul meningkatnya permintaan dan masih terjadinya antrean di sejumlah SPBU.

Andi Sudirman menyampaikan hal tersebut setelah bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali memantau SPBU di Jalan AP Pettarani, Makassar, Sabtu.

"Kita akan meminta ke kementerian menambah kuota ke Sulsel karena banyak permintaan. Dulunya 700, sekarang 1.000-an lebih. Memang ada peningkatan," kata Andi Sudirman.

Ia tidak memerinci satuan maupun jenis BBM yang dimaksud dalam angka peningkatan tersebut.

Pemantauan itu dilakukan setelah pemerintah daerah bersama Pertamina melakukan evaluasi terhadap kondisi penyaluran BBM dalam dua hari terakhir.

Dalam pemantauan tersebut, Andi Sudirman mengatakan masih menemukan sejumlah nozel yang perlu ditertibkan dan dioptimalkan penggunaannya.

"Kita kembali melakukan pemantauan kondisi setelah evaluasi dua hari. Kita melihat pertama, kita temukan di lapangan adanya nozel yang perlu ditertibkan. Kita mendorong untuk mengaktifkan semua nozel agar bisa digunakan," katanya.

Pemerintah daerah mendorong seluruh nozel yang tersedia dapat dioperasikan untuk meningkatkan pelayanan dan membantu mengurangi antrean kendaraan.

Andi Sudirman juga meminta Pertamina mengoptimalkan penggunaan nozel yang belum beroperasi agar dapat dimanfaatkan untuk melayani pengisian Pertalite maupun Pertamax.

"Kita akan inovasi nozel, yang kosong kita akan ubah jadi Pertalite dan Pertamax untuk diakses. Kita terus dorong Pertamina," ujarnya.

Pemprov Sulsel bersama pihak terkait juga melakukan sejumlah langkah untuk mengurai antrean kendaraan, termasuk pengaturan kendaraan truk.

Sebelumnya, Andi Sudirman melakukan inspeksi mendadak di SPBU Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (10/9), setelah terjadi antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Saat itu, ia menemukan empat nozel pengisian di salah satu SPBU, tetapi hanya satu operator yang melayani konsumen.

Pemerintah daerah kemudian melakukan evaluasi bersama Pertamina untuk memperbaiki penyaluran dan pelayanan BBM kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Nasional
BMKG Ingatkan Warga Tajung ...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.