Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Update Ponpes Al Khoziny, 17 Korban Berhasil Diidentifikasi dari 59 Kantong Jenazah

📅 Senin, 06 Okt 2025, 23:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Update Ponpes Al Khoziny, 17 Korban Berhasil Diidentifikasi dari 59 Kantong Jenazah Doc: Istimewa
Ket. Tim Disaster Victim Identification kembali berhasil berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah korban ambruknya Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo.

SURABAYA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur pada Senin (6/10) malam berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo.Dengan hasil itu, hingga kini total 17 korban telah berhasil diidentifikasi dari 59 kantong jenazah yang diterima tim DVI Polda Jatim.“Tim DVI Polda Jatim telah melaksanakan identifikasi terhadap delapan kantong jenazah yang terdiri dari tujuh jenazah dan satu body part. Dari delapan kantong tersebut, tujuh di antaranya cocok dengan nomor antemortem,” kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) M Khusnan di Surabaya.Berikut data korban yang berhasil diidentifikasi:1. Moh. Royhan Mustofa (17) asal Jl KH. Syadhali, Makhdi, RT 1, RW 2, Kelurahan Banyuayuh, Kamal, Bangkalan, Jawa Timur.2. Abdul Fattah (18) asal Asem Manunggal.3. Wasiyur Rohib (17) asal Jl. Gayungan 8 Gg Mawar 14/53 Surabaya, Jawa Timur.4. Muhammad Aziz Pratama Yudistira (16) asal KP. Pulo Kapuk Mekar Mukti, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.5. Moh Dafin (13) asal Jl Banowati Selatan 11/20, RT 007, RW 001, Bulu Lor, Semarang, Jawa Tengah.6. Muhammad Ali Rahbini (19) asal Dusun Plasah, Birem, Tambelang, Sampang, Jawa Timur.7. Sulaiman Hadi (15) asal Morleke, Kolla Modung, Bangkalan, Jawa Timur.Khusnan menjelaskan dua kantong jenazah bernomor PM RSB B033 dan B034 ternyata milik satu korban atas nama Moh Dafin, setelah hasil rekonsiliasi menunjukkan kecocokan antara bagian tubuh dan data keluarga.Sementara itu, Kabid DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri Kombes Pol Wahju Hadijati menjelaskan dari seluruh kantong jenazah yang diterima, tidak semuanya utuh."Ada yang terpisah antara badan dan anggota tubuh lainnya, namun hasil pencocokan memastikan itu satu orang,” ujar Wahju Hadijati.Proses identifikasi masih terus berlanjut dengan pemeriksaan lanjutan data antemortem dan postmortem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.