Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bumi Dipenuhi Jamur Sebelum Tumbuhan Ada

📅 Senin, 06 Okt 2025, 07:47 WIB | Oleh:

Untuk mengatasi celah dalam catatan fosil jamur, para ilmuwan menggunakan “jam molekuler.” Konsepnya adalah bahwa mutasi genetik terakumulasi dalam DNA suatu organisme dengan laju yang relatif stabil dari generasi ke generasi, seperti detak jam. Dengan membandingkan jumlah perbedaan genetik antara dua spesies, para peneliti dapat memperkirakan berapa lama mereka berdivergensi dari nenek moyang yang sama.

Namun, jam molekuler tidak terkalibrasi; jam ini dapat mengungkapkan waktu relatif tetapi tidak dapat mengungkapkan tahun absolut. Untuk mengatur jam tersebut, para ilmuwan perlu mengkalibrasinya dengan “titik jangkar” dari catatan fosil.

Mengingat kelangkaan fosil jamur, hal ini selalu menjadi tantangan besar. Tim yang dipimpin OIST mengatasi hal ini dengan menggabungkan sumber informasi baru: “pertukaran” gen langka antar garis keturunan jamur yang berbeda, sebuah proses yang dikenal sebagai transfer gen horizontal (HGT). hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.