Dapat Sambutan Luar Biasa, Gelaran BGS 2025 Dongkrak Ekonomi Bandung Rp92,6 Miliar
📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 14:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Gelaran Bandung Great Sale (BGS) 2025 yang berlangsung pada 28 Agustus–7 September 2025 mencatat kesuksesan luar biasa. Tidak hanya meramaikan pusat-pusat perbelanjaan, BGS tahun ini berhasil mencatat perputaran ekonomi mencapai Rp92,6 miliar dan menarik 2.487.267 pengunjung, baik dari dalam maupun luar Kota Bandung.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan angka tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan belanja kolaboratif seperti BGS mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi, terutama perdagangan, pariwisata, hingga transportasi.
“Kegiatan BGS tahun ini bukan sekadar pesta diskon bagi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Kami mencatat perputaran ekonomi yang signifikan di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pariwisata, transportasi, dan UMKM,” ujar Ronny pada Kamis (2/10) lalu.
Berdasarkan data Disdagin, selama 11 hari pelaksanaan BGS 2025, pengunjung yang datang dari luar Kota Bandung mencapai 1.017.591 orang, sedangkan pengunjung dari Kota Bandung sendiri tercatat 1.469.676 orang.
Data ini dihimpun dari berbagai mitra seperti Jasa Marga, PT KAI, KCIC, Gojek, Grab, Bandros, dan Trans Metro Bandung (TMB). Ronny menilai, data tersebut menunjukan Kota Bandung tetap menjadi tujuan utama wisata belanja di Jawa Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Angka kunjungan ini membuktikan bahwa Bandung masih menjadi magnet wisata belanja nasional. Event seperti BGS memiliki dampak langsung terhadap okupansi hotel, restoran, hingga transportasi lokal,” tutur Ronny.
Tahun ini, BGS diselenggarakan lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya, yakni selama 11 hari. Pembukaan digelar di Festival Citylink Mall dan penutupan berlangsung di Sumarecon Mall Bandung (Sumaba).
“Dengan waktu pelaksanaan yang lebih lama, perputaran ekonomi meningkat signifikan. Hal ini terbukti mampu mendongkrak pengeluaran wisatawan dan memanjangkan lama tinggal (length of stay) di Kota Bandung,” jelas Ronny.
Dari total Rp92,6 miliar perputaran ekonomi, sektor pariwisata menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp56,8 miliar.
Sektor perdagangan dan perindustrian menyumbang Rp30,9 miliar, transportasi dan distribusi BBM mencapai Rp4,29 miliar, sementara sektor kesehatan dan pendidikan memberikan kontribusi sebesar Rp515 juta.
“Daya tarik diskon di pusat perbelanjaan, clothing, UMKM hingga kuliner mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama. Ini membuat sektor hotel, restoran, hingga transportasi mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan,” kata Ronny.
BGS 2025 menjadi puncak rangkaian Bulan Belanja Bandung yang telah berlangsung sejak 1 Agustus–5 Oktober 2025. Program ini mencakup beberapa agenda besar, di antaranya:
* Indonesia Shopping Festival (ISF) pada 1–24 Agustus 2025,
* Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) pada 15–31 Agustus 2025,
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!