Dapat Sambutan Luar Biasa, Gelaran BGS 2025 Dongkrak Ekonomi Bandung Rp92,6 Miliar
📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 14:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat* Pasar Kreatif Bandung (PKB) pada 8 Agustus–5 Oktober 2025.
Secara keseluruhan, Bulan Belanja Bandung berhasil mencatat perputaran ekonomi total Rp101,07 miliar, di mana BGS menjadi penyumbang terbesar dengan Rp92,6 miliar.
“Kami berharap tahun depan dampaknya bisa lebih luas dengan partisipasi lebih banyak pelaku usaha dari berbagai sektor. BGS harus menjadi ikon belanja Kota Bandung yang mendukung perekonomian kreatif,” harap Ronny.
BGS 2025 tidak hanya menguntungkan pusat perbelanjaan besar, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Setidaknya terdapat 331 pelaku usaha yang berpartisipasi melalui Pasar Kreatif Bandung di delapan mal Kota Bandung.
Sebaiknya Anda baca juga:
“BGS bukan hanya milik pusat perbelanjaan besar. Event ini kami desain untuk membantu UMKM dan sektor ekonomi kreatif agar memiliki akses pasar yang lebih luas,” ungkap Ronny.
Kesuksesan BGS 2025 tidak terlepas dari kolaborasi pentahelix antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, dan media. Beberapa asosiasi yang terlibat antara lain Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta dukungan transportasi publik seperti PT KAI, Bandros, dan TMB.
Sedangkan Ketua APPBI DPD Jawa Barat, Alvin B Tjandra, menilai BGS membantu meningkatkan trafik kunjungan di luar musim liburan.
“Setelah musim liburan sekolah usai, biasanya trafik pengunjung menurun. Namun dengan adanya BGS, kunjungan kembali meningkat. Perputaran ekonomi BGS mencapai Rp92,6 miliar, sedangkan Indonesia Shopping Festival Rp1,7 miliar, dan Pasar Kreatif Bandung Rp7,8 miliar,” jelas Alvin.
Sementara itu, Ketua Aprindo Jawa Barat, Yudi Hartanto, mengapresiasi Pemkot Bandung yang dinilai mampu memanfaatkan momentum untuk mendorong daya beli masyarakat di tengah perlambatan ekonomi.
“Bulan Belanja Bandung, khususnya BGS, efektif meningkatkan penjualan dan kunjungan ke toko-toko ritel anggota kami. Ini bukti bahwa kolaborasi pemerintah dengan sektor swasta berjalan baik,” ujar Yudi.
Ketua Aprindo Kota Bandung, Effrilia Ristya DM, menambahkan, 20 dari 22 anggota Aprindo Kota Bandung berpartisipasi dalam BGS 2025. Hasilnya, size customer atau nilai belanja rata-rata naik sekitar 10 persen.
“Dampaknya signifikan. Basket size customer atau nilai belanja rata-rata naik sekitar 10 persen. Jumlah pengunjung toko-toko retail juga meningkat,” kata dia.
Sejumlah pusat perbelanjaan merasakan dampak positif selama gelaran BGS. Head of Marcom Festival Citylink, Clarissa Leimena, mengungkapkan bahwa traffic pengunjung naik tajam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!