Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Memancing Jadi Andalan Kukar Dampak Pengunjung Pantai Anjlok

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Wisata Memancing Jadi Andalan Kukar Dampak Pengunjung Pantai Anjlok Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Suasana Pantai Panritalopi Muara Badak, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada akhir September 2025.

Kutai Kartanegara, 30/9 (ANTARA) - Masyarakat pesisir di Kecamatan Muara Badak mengandalkan wisata memancing yang kini menjadi tren kunjungan menyusul penurunan kunjungan wisata pantai di Desa Tanjung Limau, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sejak awal 2025.

"Kalau dulu, dalam sepekan pengunjung pantai bisa mencapai 700-an orang. Sekarang, ada 200 orang saja susah," kata Kepala Urusan Pemerintahan Desa Tanjung Limau, Lukman, di Muara Badak, Kutai Kartanegara, Senin.

Saat kunjungan wisata pantai anjlok, Lukman mengatakan pariwisata baru yaitu wisata pancing muncul dan menunjukkan geliat positif.

Penduduk lokal, lanjutnya, menarik para pengunjung dengan menawarkan paket-paket wisata memancing di laut lepas.

Aktivitas wisata memancing itu digerakkan para nelayan Desa Tanjung Limau yang berinovasi dengan mengubah kapal mereka menjadi sarana transportasi untuk para pemancing.

Wisatawan dari berbagai daerah, terutama Samarinda, menjadi pelanggan utama yang memanfaatkan jasa sewa kapan itu untuk menghabiskan akhir pekan dengan menyewa kapal untuk perjalanan memancing selama satu hingga dua malam.

Lukman menjelaskan beberapa faktor penyebab pengunjung pantai di Muara Badak anjlok antara lain adalah peningkatan wisata buatan dan kuliner di Samarinda, cuaca yang tidak menentu, hingga perhatian publik yang memilih kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penurunan drastis jumlah pengunjung pantai berdampak terhadap perekonomian masyarakat setempat, terutama para pelaku UMKM di sekitar Pantai Panritalopi.

Omzet pelaku UMKM di Pantai Panritalopi per kios, menurut Lukman, merosot dari Rp8 juta per pekan menjadi hanya Rp1,5 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

22 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.