Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Pangkalpinang Gelar Pasar Murah Daging Ayam

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 14:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Pangkalpinang Gelar Pasar Murah Daging Ayam Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar pasar murah daging ayam di Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026).

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pasar murah telur dan daging ayam, guna menekan kenaikan harga komoditas tersebut yang memberatkan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Kita berharap kegiatan ini dapat menurunkan harga daging ayam di pasar yang mencapai Rp50.000 per kilogram," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, saat meninjau pasar murah di Pangkalpinang, Kamis (24/9).

Ia menyatakan hasil pemantauan di sejumlah pasar di Kota Pangkalpinang, kenaikan harga daging ayam ini karena pasokan daging ayam dari peternak lokal maupun luar daerah yang kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi.

"Ketika program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan, maka berimbas permintaan daging ayam dan telur meningkat tajam sehingga stok di pasar berkurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan daging dan telur ayam ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang hanya mengandalkan pasokan dari kabupaten-kabupaten di Pulau Bangka dan Provinsi Sumatera Selatan.

"Kita hanya bisa menggelar kegiatan pasar murah ini untuk menekan kenaikan harga daging ayam ini, karena tidak mungkin juga kita mendorong masyarakat mengembangkan usaha peternakan unggas ini seiring lahan untuk peternakan ayam di wilayah perkotaan ini yang terbatas," ujarnya.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri mengatakan kegiatan pasar murah ini untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan daging ayam dan telur ayam dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

"Harga daging ayam di pasar murah ini dijual Rp40.000 per kilogram atau lebih murah dibandingkan harga pasaran Rp50.000 per kilogram, harga telur ayam ras dijual Rp27.000 per kilogram dari harga pasar Rp30.000 per kilogram," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.