Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Survei Ungkap Daya Tarik Baru: Sertifikasi Halal Jadi Kunci Sukses Tarik Wisatawan Muslim

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Survei Ungkap Daya Tarik Baru: Sertifikasi Halal Jadi Kunci Sukses Tarik Wisatawan Muslim Doc: Antara
Ket. Acara diskusi pariwisata halal dengan peluncuran “Halal Tourism White Paper” di BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (25/9).

Jakarta - Survei terbaru dari Vero dan GMO-Z.com Research mengungkap bahwa sertifikasi halal terutama dari sisi aspek food and beverage menjadi salah satu daya tarik mendukung pariwisata ramah muslim di Indonesia ataupun secara global.

Secara global, sektor pariwisata diperkirakan akan tumbuh dari USD 256,5 miliar pada 2023 menjadi USD 410,9 miliar pada 2032.

“Dari sisi aspek food and beverage, tentunya sertifikasi juga penting menjadi salah satu daya tarik juga, terutama bagi wisatawan-wisatawan yang memang mereka sangat memegang teguh keyakinannya,” kata Executive Director Vero Indonesia, Diah Andrini Dewi, dalam diskusi pariwisata halal, di BSD City, Tangerang, Banten Kamis (25/9).

Studi terbaru dari Vero dan GMO-Z.com Research juga mengungkap bahwa 89 persen Muslim Indonesia menempatkan ketersediaan makanan halal sebagai prioritas utama saat bepergian. Temuan ini berpengaruh langsung terhadap strategi destinasi global, mulai dari Tokyo hingga Dubai.

Survei yang melibatkan 509 responden Muslim Indonesia berusia 18–45 tahun dengan beragam latar belakang menunjukkan bahwa ketersediaan makanan halal tidak hanya memengaruhi pilihan destinasi, tetapi juga membentuk persepsi tentang seberapa ramah sebuah tempat bagi wisatawan muslim.

“Ketika negara dengan mayoritas non-muslim turut menyediakannya, pengalaman itu terasa berbeda. Kehadiran fasilitas halal dipandang sebagai bentuk kepedulian budaya dan rasa menghargai, yang membuat wisatawan muslim merasa lebih diterima,” tutur dia.

Diah mengatakan faktor tersebut juga semakin penting seiring meningkatnya minat terhadap destinasi non-muslim seperti Singapura, Jepang, dan Korea Selatan, yang kini bersaing ketat dengan negara mayoritas muslim seperti Malaysia dan Arab Saudi sebagai pilihan utama perjalanan.

Dalam hal ini, para pelaku industri turut untuk memenuhi demand yang ada untuk berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi dan juga perkembangan industri itu sendiri.

Seperti dari sisi infrastruktur industri halal bisa menyediakan fasilitas-fasilitas yang ramah muslim, menyediakan tempat untuk beribadah baik di transportasi ataupun daerah yang seringkali dikunjungi oleh wisatawan.

Pariwisata halal, lanjut Diah, dinilai bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan wisatawan muslim, tetapi juga menawarkan nilai universal yang bermanfaat bagi semua wisatawan, seperti halnya nilai kebersihan, kenyamanan, transparansi kandungan dari makan yang bisa disampaikan.

“Jadi nilai-nilai tersebutlah yang mungkin kita bisa komunikasikan kepada traveler-traveler lain yang non-muslim, sehingga mereka juga akan merasa nyaman untuk menikmati hidangan ataupun menikmati halal turisme ataupun wisata ramah muslim,” imbuh dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Keluar dari RS Polri, Kuasa...
Daerah
Gunung Ile Lewotolok Erupsi...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp83.550/...
Megapolitan
Sudinbud Jaksel Gelar Kegia...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Momentum Perkuat Wisata Dalam Negeri
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.