Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilih Cari Nafkah, Ribuan Ojol Jakut Pastikan Tak Ikut Demo 17 September

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 16:14 WIB | Oleh:
Pilih Cari Nafkah, Ribuan Ojol Jakut Pastikan Tak Ikut Demo 17 September Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Logo komunitas Ojol dan URC Jakarta Utara.

JAKARTA - Sekitar 2.000 pengemudi ojek daring dari Komunitas Ojol dan Unit Reaksi Cepat (URC) Jakarta Utara memastikan tidak ikut dalam aksi demonstrasi besar yang digelar di depan DPR MPR RI, Kementerian Perhubungan, dan Istana Negara pada Rabu (17/9). Mereka memilih tetap beroperasi untuk mencari nafkah bagi keluarga.

"Kordinator wilayah ojol Jakarta Utara tidak ikut turun aksi," kata Ketua Korwil Jakarta Utara, Mansyur di Jakarta, Selasa

Dirinya memastikan ada sekitar 2.000 anggotanya tidak ikut turun dalam demonstrasi itu dan lebih memilih tetap beroperasi seperti biasa.

Dirinya dan anggotanya memilih untuk tetap mencari orderan demi kelangsungan hidup keluarganya di rumah.

Ia juga mengatakan, apabila ada anggotanya yang ikut turun demonstrasi maka komunitas tak akan bertanggungjawab apabila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

"Jika ada komunitas di Jakarta Utara yang tetap ikut serta dalam aksi tersebut, kami dari kepengurusan tidak akan bertanggung jawab akan mengembalikan ke hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia," katanya. 

Ia menambahkan meski tidak ikut aksi, ia memastikan komunitas ojol di Jakut tetap mendukung perjuangan teman-teman satu profesi yang melakukan menyuarakan aspirasi mereka.

"Kami tetap menghargai pada komitmen dan semangat militansi terhadap apa pun terkait perjuangan ojol Indonesia," kata dia.

Sebelumnya pengemudi ojek daring berencana melakukan demo besar di beberapa titik Jakarta, mulai dari depan gedug DPR/MPR RI , Kantor Kementerian Perhubungan, hingga Istana presiden pada Rabu (17/9).

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono mengimbau agar para pengemudi ojol bisa mematikan aplikasi serentak saat demonstrasi sebagai bentuk solidaritas.

Direncanakan, ribuan ojol membawa sekitar tujuh tuntutan mulai dari RUU Transportasi Online agar masuk pada Prolegnas 2025-2026.

Kemudian potongan aplikator 10 persen harga mati, regulasi tarif antar barang dan makanan dan audit investigasi potongan lima persen yang telah diambil oleh aplikator.

Selanjutnya hapus program Aceng, Slot, Multi Order, Member Berbayar dan lainnya, mencopot Menteri Perhubungan RI dan meminta Kapolri usut tuntas tragedi 28 Agustus 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
Link CCTV Pantau Demo 27 Agustus 2026 di DPR Jakarta, Cek Kondisi Jalan secara Live

Link CCTV Pantau Demo 27 Agustus 2026 di DPR Jakarta, Cek Kondisi Jalan secara Live

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.