Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ford Menarik 1,9 Juta Kendaraan. Wah Bagaimana Ford Indonesia?

📅 Senin, 15 Sep 2025, 00:25 WIB | Oleh:
Ford Menarik 1,9 Juta Kendaraan. Wah Bagaimana Ford Indonesia? Doc: ist
Ket. Ford me-recall

JAKARTA -  Ford Motor Company dikabarkan melakukan recall terhadap 1,9 juta kendaraan yang memiliki masalah kamera belakang. Lalu bagaimana dengan kendaraan ford di Indonesia, apakah juga harus ditarik. Menurut Ford RMA Indonesia menegaskan bahwa penarikan kembali (recall) hampir dua juta kendaraan secara global tidak berpengaruh pada produk Ford yang dipasarkan di Indonesia.

“Kami memahami adanya pemberitaan terkait penarikan kembali sejumlah kendaraan Ford di Amerika Serikat. Perlu kami tegaskan bahwa penarikan ini hanya berlaku di wilayah Amerika Serikat dan tidak berpengaruh pada kendaraan Ford yang dipasarkan di Indonesia,” ujar Country Manager Ford RMA Indonesia, Toto Suharto dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu. Ia menjelaskan bahwa penarikan kembali hanya berlaku di Amerika Serikat.

Model-model yang terdampak, seperti Lincoln MKC, Mustang, Expedition, Edge, hingga Ranger tahun 2019, tidak pernah menjadi bagian dari lini resmi Ford di Indonesia. Ia juga memastikan, hingga saat ini tidak ada rencana resmi untuk memasarkan model-model tersebut di Indonesia.

Sebagai distributor resmi, RMA bersama Ford Motor Company tetap berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dengan standar keselamatan global, sekaligus memberikan layanan purna jual terbaik bagi konsumen Indonesia. "Model yang terdampak penarikan tersebut tidak pernah menjadi bagian dari lini resmi Ford di Indonesia, dan hingga saat ini tidak ada rencana resmi untuk memasarkan model tersebut di sini," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat melaporkan bahwa kamera belakang pada sejumlah model Ford bisa menampilkan gambar terbalik, terdistorsi, atau kosong saat mobil dimundurkan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan.

Recall yang diumumkan pada Selasa (9/9) waktu setempat mencakup 1,45 juta kendaraan di AS, 122.000 di Kanada, dan 300.000 di pasar lain. Hingga kini, Ford menerima lebih dari 44.000 klaim garansi global dan mencatat 18 kecelakaan terkait kerusakan kamera, meski belum ada laporan korban luka.

Beruntung bagi pemilik kendaraan Ford di Indonesia karena tidak termasuk kendaraan yang harud di-recall. Biarlah yang di-recall, anggota-anggota DPR yang malas saja. Ke depan biar partai lebih selektif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Kemenhub Perkuat Aturan ODO...

DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Korban Kapal Virgo

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
DVI Polda Jatim Terima 76 D...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.