Pertamina Bakal Gabungkan Tiga Anak Usahanya, Ditargetkan Tuntas Akhir 2025
📅 Jumat, 12 Sep 2025, 08:50 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bakal menggabungkan tiga anak usahanya yakni Kilang Pertamina Internasional (KPI), Pertamina International Shipping (PIS) dan Pertamina Patra Niaga (PPN) yang ditargetkan tuntas pada akhir 2025.
“Kami targetkan akan selesai pada akhir tahun 2025 ini,” kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri yang dipantau dari YouTube DPR RI di Jakarta, Jumat (12/9).
Rencana penggabungan ketiga anak usaha yang ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN di Jakarta, Kamis (11/9), itu merupakan upaya Pertamina untuk meningkatkan efektivitas operasional perusahaan.
Ia mengatakan penggabungan ketiga anak perusahaan Pertamina tersebut merupakan prioritas utama Pertamina saat ini. Langkah tersebut selaras dengan arah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Secara terpisah, Simon menjelaskan bahwa saat ini kondisi dunia menyebabkan penurunan keuntungan Pertamina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi global menyebabkan permintaan terhadap minyak menurun, sedangkan produksi kilang semakin meningkat karena banyaknya kilang baru.
“Dengan kondisi yang kurang menguntungkan bagi kami, kilang ini marginnya semakin kecil,” kata Simon.
Lebih lanjut ia mengatakan mengecilnya margin keuntungan yang diperoleh Kilang Pertamina Internasional berpengaruh kepada perusahaan Pertamina secara keseluruhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, agar dapat beroperasi dengan lebih efektif, maka ia mengatakan telah mengambil keputusan untuk menggabungkan Kilang Pertamina Internasional, Pertamina Internasional Shipping, dan Pertamina Patra Niaga.
“Iya, nanti akan digabungkan. Mungkin bisa saja (penggabungan dengan nama baru). Bisa jadi Patra Kilang Shipping,” kata Simon.
Selain penggabungan tiga anak perusahaan, Simon juga akan melakukan optimasi proses bisnis di seluruh lini bisnis, sehingga setiap aktivitas dapat berjalan lebih efisien dan efektif.
Pertamina, kata Simon, akan lebih fokus pada inti bisnis Pertamina di bidang minyak dan gas (migas), serta energi baru dan terbarukan.
“Yang tidak kalah penting, semua langkah tersebut dilakukan untuk menjaga reputasi perusahaan,” ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!