Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonomi Hijau Kian Nyata, 17 Lokasi Karbon Biru Jadi Senjata RI Lawan Krisis Iklim

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi Hijau Kian Nyata, 17 Lokasi Karbon Biru Jadi Senjata RI Lawan Krisis Iklim Doc: ANTARA/ Khalis Surry
Ket. Ilustrasi - Wisatawan menyelam untuk menikmati keindahan bawah laut lokasi selam (dive site) Batee Tokong perairan Iboih, Kota Sabang, Aceh, Kamis (15/5/2025).

JAKARTA – Kawasan cadangan karbon biru memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan iklim global sekaligus mendukung ekonomi berkelanjutan.

Ekosistem pesisir seperti mangrove, padang lamun, dan rawa asin mampu menyerap serta menyimpan karbon jauh lebih efektif dibanding hutan daratan.

Dengan melindungi dan memperluas kawasan ini, Indonesia tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca, tetapi juga memperkuat ketahanan pesisir dari abrasi dan bencana iklim.

Selain fungsi ekologis, cadangan karbon biru juga menyimpan potensi ekonomi melalui skema perdagangan karbon dan ekowisata berbasis konservasi.

Hal ini membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk mendapatkan manfaat langsung, sehingga konservasi tidak hanya bernuansa lingkungan, tetapi juga berimplikasi sosial dan ekonomi.

Dengan demikian, kawasan cadangan karbon biru menjadi instrumen strategis bagi Indonesia dalam mewujudkan pembangunan rendah karbon dan menjaga reputasi sebagai negara pemilik salah satu ekosistem pesisir terbesar di dunia.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyiapkan 17 lokasi indikatif yang akan ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional tertentu (KSNT) sebagai cadangan karbon biru.

Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP Kartika Listriana menjelaskan penetapan lokasi ini mencerminkan komitmen nasional dalam mengelola ekosistem karbon biru, melindungi lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Ini akan mempresentasikan kepentingan nasional untuk pengelolaan ekosistem karbon biru,” ujar Kartika dalam Lokakarya Nasional Penataan Ruang Laut di Jakarta, Kamis (11/9).

Ia menambahkan, beberapa lokasi, khususnya di pesisir utara Jawa Tengah dan Jawa Timur, akan menjadi prioritas utama untuk pemulihan ekosistem.

Karbon biru adalah istilah untuk karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem pesisir dan laut. Ekosistem ini, seperti hutan bakau (mangrove), padang lamun (seagrass), dan rawa pasang surut.

Ekosistem ini memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) dari atmosfer—bahkan melebihi hutan di daratan. Setidaknya 55 persen karbon global diserap oleh organisme laut dan disimpan dalam jangka panjang, baik di dalam biomassa maupun sedimen.

Kartika melanjutkan pengembangan karbon biru juga akan mencakup kawasan strategis nasional lainnya, seperti aglomerasi kota-kota pesisir seperti Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi), Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan), dan Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Purwodadi).

Tak hanya itu, KKP juga berencana mendorong kawasan situs warisan dunia di Bangka Belitung untuk menjadi carbon free island.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Bandar Udara Soekarno Hatta...
Luar Negeri
Teknologi Semakin Jadi Anda...
Ekonomi
OJK dan Pimpinan DPR Bahas ...

Proses Pengosongan Kawasan Eks Hotel Sultan

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Proses Pengosongan Kawasan ...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.