Pemerintah Ungkap Investasi KEK Gresik dan Kendal Jadi yang Terbesar di Indonesia
📅 Rabu, 10 Sep 2025, 08:27 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Pemerintah menyampaikan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik dan KEK Kendal saat ini menjadi dua kawasan dengan capaian investasi terbesar di Indonesia.
Nilai investasi pada masing-masing kawasan telah menembus lebih dari Rp90 triliun.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan saat ini secara keseluruhan terdapat 25 KEK yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri atas tujuh KEK di Jawa dan 18 KEK di luar Jawa.
Di antara sejumlah KEK itu, KEK Gresik mencatat akumulasi investasi hingga semester I 2025 sebesar Rp100,85 triliun.
Investasi berasal dari 32 industri dengan serapan tenaga kerja mencapai 41 ribu orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Untuk KEK Gresik dengan kemarin PT Freeport meresmikan pabrik smelter terbesar di dunia untuk single line smelter pengolahan tembaga. Ini juga sudah menghasilkan tembaga yang sudah mulai diekspor dan juga digunakan untuk bahan baku industri di domestik,” ujarnya.
Selama Januari-Juni 2025, realisasi investasi KEK Gresik mencapai Rp11,2 triliun atau 45,9 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp24,4 triliun.
Ekspor yang tercatat dari kawasan tersebut mencapai Rp8,44 triliun secara akumulatif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Susiwijono menerangkan, potensi ekspor dari pengembangan hilirisasi tembaga dan logam mulia di KEK Gresik diperkirakan bisa mencapai 4 miliar dolar AS, dengan substitusi impor sekitar 2,3 miliar dollar AS.
Selain smelter, kawasan ini juga mengembangkan ekosistem industri turunan seperti pengolahan asam sulfat, slag, gypsum, dan timbal.
Sementara, KEK Kendal mencatat akumulasi investasi Rp90,12 triliun hingga semester I 2025.
Kawasan ini menampung 128 industri dengan serapan tenaga kerja sebanyak 66.614 orang.
Realisasi investasi pada periode Januari-Juni 2025 mencapai Rp5,12 triliun atau 61,2 persen dari target Rp8,36 triliun.
Adapun realisasi ekspor mencapai Rp5,29 triliun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!