Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Kota Lama Semarang 2025 Dorong Integrasi dengan Lawang Sewu

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 13:18 WIB | Oleh:
Festival Kota Lama Semarang 2025 Dorong Integrasi dengan Lawang Sewu Doc: koran jakarta/dok
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno dan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat pembukaan Festival Kota Lama Semarang 2025 di Laroka Teater, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/9) malam.

SEMARANG – Pengembangan pariwisata Semarang ke depan diharapkan tidak hanya berfokus pada titik-titik ikonik, tetapi juga menghubungkan potensi yang ada.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengusulkan agar kawasan Kota Lama Semarang diintegrasikan dengan Heritage Lawang Sewu melalui penataan Jalan Inspeksi.

Menurutnya, jalur sepanjang sekitar tiga kilometer itu menyimpan potensi besar. Selain menjadi akses penghubung dua destinasi utama, di sepanjang jalan tersebut terdapat bangunan bersejarah dan kampung-kampung tua yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

“Kalau kanan kiri jalan ditata menjadi ruang wisata, akan sangat menarik. Apalagi sekarang tren masyarakat adalah jogging dan berjalan santai. Dari Lawang Sewu ke Kota Lama jaraknya sekitar tiga kilometer, cocok untuk aktivitas itu,” kata Sumarno dalam pembukaan Festival Kota Lama Semarang 2025 di Laroka Teater, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/9) malam.

Sumarno menilai, integrasi kawasan wisata ini tidak hanya membangkitkan nilai sejarah, tetapi juga memberi ruang tumbuh bagi UMKM lokal.

Dengan begitu, pariwisata tidak hanya menghadirkan pengalaman budaya dan sejarah, melainkan juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kota Lama adalah identitas Semarang. Sesuai slogan Pak Gubernur ‘Ngopeni Ngelakoni’, kawasan ini harus kita rawat karena punya potensi luar biasa,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Festival Kota Lama yang tahun ini memasuki edisi ke-14. Menurutnya, keberlanjutan event tersebut menjadi bukti pariwisata Semarang terus berkembang.

“Perekonomian Jateng banyak ditopang sektor konsumsi. Maka kita perlu sesuatu yang menarik agar lebih banyak orang datang. Akses ke Semarang semakin mudah, tentu ini peluang besar,” tambahnya.

Selain event budaya, Pemprov Jateng juga mendukung pariwisata dengan memperluas konektivitas. Salah satunya melalui pembukaan penerbangan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani.

Setelah rute Semarang-Kuala Lumpur dibuka, akhir 2025 direncanakan penerbangan langsung Semarang-Singapura.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyebut Festival Kota Lama yang digelar 6–14 September 2025 menampilkan berbagai agenda yang mencerminkan identitas multikultural masyarakat Semarang.

“Mudah-mudahan festival ini menjadi energi positif yang mengalir, merajut perbedaan sekaligus menampilkan keindahan keberagaman,” ujarnya.

Agustina menambahkan, selain Kota Lama, Pemkot Semarang juga menyiapkan penataan kawasan lain untuk memperluas potensi wisata. Sejumlah titik yang masuk dalam rencana pengembangan antara lain Kampung Melayu, Pecinan, dan Kampung Sekayu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Presiden Prabowo Tinjau Pel...
Luar Negeri
Sejumlah Warga Terluka dala...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.