Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS akan Terapkan Sanksi Tahap Kedua terhadap Russia

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 01:30 WIB | Oleh:
AS akan Terapkan Sanksi Tahap Kedua terhadap Russia Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (7/9), menyampaikan bahwa Gedung Putih siap melanjutkan ke tahap kedua terkait sanksi terhadap Russia di tengah mandeknya perundingan damai untuk mengakhiri krisis Ukraina.

Saat ditanya oleh seorang reporter apakah dirinya siap untuk melanjutkan ke "tahap kedua terkait sanksi terhadap Rusia" ketika bertolak dari Gedung Putih menuju New York, Trump menjawab, "Ya, saya siap." Namun, Trump tidak menjelaskan jawabannya lebih lanjut, tulis Xinhua.

Trump menunjukkan sikap semakin pesimistis mengenai peluang untuk menengahi pengakhiran konflik itu dalam waktu dekat atau mempertemukan presiden Rusia dan Ukraina secara langsung, lapor NBC News pada pekan lalu, mengutip pernyataan dua pejabat senior pemerintah AS.

Sebuah bangunan utama di distrik pemerintahan di Kiev, Ukraina, menjadi target serangan drone dan rudal Rusia dalam serangan yang dilancarkan dari Sabtu (6/9) malam hingga Minggu pagi, ungkap sejumlah outlet media AS.

Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko menyampaikan bahwa sejak konflik terjadi, ini pertama kalinya gedung pemerintahan utama di Kiev rusak diserang.

Mitra Eropa

Menyusul serangan semalam di Ukraina yang menewaskan empat orang dan melukai lebih dari 44 orang, Menteri Keuangan Scott Bessent, mengatakan bahwa AS siap untuk meningkatkan tekanan terhadap Rusia 

"Kami siap. Kami siap untuk meningkatkan tekanan terhadap Rusia, tetapi kami membutuhkan mitra Eropa kami untuk mengikuti kami," kata Bessent di NBC News, menekankan perlunya tindakan terkoordinasi.

Dia mengatakan Presiden, Trump dan Wapres JD Vance mengadakan "panggilan telepon yang sangat produktif" dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan menindaklanjuti dengan Bessent untuk membahas tindakan bersama AS- UE yang menargetkan tindakan Rusia.

"Kita sekarang sedang berlomba antara ... berapa lama militer Ukraina dapat bertahan, versus berapa lama ekonomi Rusia dapat bertahan," kata Bessent.

Dia berpendapat bahwa sanksi gabungan AS-UE dan tarif sekunder terhadap negara-negara yang membeli minyak Rusia dapat membuat ekonomi Rusia runtuh dan "membawa Presiden (Russia) (Vladimir) Putin ke meja (perundingan)."

Komentar tersebut menyusul peluncuran 818 drone dan rudal oleh Rusia semalam, menurut komando Angkatan Udara Ukraina, melampaui rekor sebelumnya sebanyak 728 pada Juli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Olahraga
FIFA Asean Cup Tanpa Semifi...
Daerah
Tokoh Sunda Perantauan Bers...
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.