Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membidik Kembali Prestasi Lari Indonesia di Panggung Asia

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 17:53 WIB | Oleh:
Membidik Kembali Prestasi Lari Indonesia di Panggung Asia Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
Ket. Pelari Kalimantan Selatan Dina Aulia (tengah) beradu kecepatan dengan pelari DKI Jakarta Emilia Nova (kiri) dan pelari Jawa Barat Devi Aprilian pada final nomor lari gawang 100 meter putri PON XXI Aceh-Sumut di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center.

JAKARTA - Tahun 1962 menjadi yang tak terlupakan bagi insan atletik Indonesia kala pelari Mohammad Sarengat menaklukkan lintasan di arena Asian Games yang digelar di Jakarta.

Di hadapan pekikan semangat pendukung tuan rumah yang bergemuruh di Stadion Utama Senayan (nama Stadion Gelora Bung Karno ketika itu), Sarengat melesat begitu cepat melalui lintasan sejauh 100 meter hingga mencapai finis pertama dengan waktu 10,4 detik.

Pelari Banyumas, Jawa Tengah, itu mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih yang mengantar dia menjadi atlet Indonesia pertama yang meraih emas di ajang Asian Games.

Di panggung kompetisi yang sama, Sarengat juga mencengkeram sabuk emas lari gawang 110 meter dengan waktu 14,3 detik.

Sejak saat itu, Sarengat dijuluki "pelari tercepat di Asia", sebuah julukan yang menancapkan dominasi olahraga lari Indonesia di level Asia.

Prestasi manis itu bak api yang membakar semangat atlet-atlet setelahnya. Muncullah nama Purnomo Muhammad Yudhi yang bertekad sesukses idolanya Sarengat.

Olimpiade Los Angeles 1984 menjadi puncak prestasi Purnomo setelah setahun sebelumnya menjadi satu-satunya wakil Asia yang melangkah ke final 100 meter putra World Championship di Helsinki, Finlandia, dan merebut emas di nomor 100 meter dan 200 meter dalam Asian Athletics Championships.

Di Los Angeles, atlet kelahiran Puwokerto, Jawa Tengah, itu memang tidak meraih medali, namun berhasil memecahkan rekor Sarengat dengan perolehan 10,3 detik.

Setelah Purnomo, atletik Indonesia terus mengumpulkan pundi-pundi prestasi terutama dari nomor lari jarak pendek melalui Afdiharto Mardi Lestari dari Binjai, Sumatera Utara, Suryo Agung Wibowo dari Solo, Jawa Tengah, hingga saat ini di genggaman Lalu Muhammad Zohri dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Banyak prestasi sudah terapai di berbagai kejuaraan, namun di ajang Asian Games, belum ada pelari Indonesia yang mengikuti jejak Sarengat.

Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI) menyadari bahwa berprestasi di ajang Asian Games adalah etape penting sebelum berbicara lebih jauh tentang Olimpiade.

Mengembalikan kejayaan di panggung Asia bukan perkara mudah. Di era olahraga modern, semua negara berlomba menerapkan sumber daya terbaik untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik

Indonesia tentu tidak mau jadi penonton di tengah persaingan. Tetap ada ambisi besar yang sudah ditanamkan untuk memetik kembali kisah manis 63 tahun silam.

Standar prestasi naik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.