Membidik Kembali Prestasi Lari Indonesia di Panggung Asia
📅 Minggu, 07 Sep 2025, 17:53 WIB | Oleh: Opik"Jadi bukan pakai perasaan, melainkan scientific," kata Luhut.
Siap berprestasi
Prestasi di Asian Games merupakan tujuan besar yang ditanamkan PB PASI kepada para atlet dan pelatih yang menjalani pemusatan latihan nasional.
Sprinter andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri menyadari bahwa panggung Asia adalah sasaran yang harus ditaklukkan karena ketika mampu berprestasi di sana maka sudah melewati sebagian perjalanan menuju podium Olimpiade.
Sebaiknya Anda baca juga:
Atlet asal Nusa Tenggara Barat itu banyak belajar dari berbagai pengalaman berkompetisi sehingga dia memahami apa saja yang harus dibenahi dalam pemusatan latihan.
Meskipun panggung Asian Games menjadi sasaran utama, Zohri tidak menempatkan kompetisi-kompetisi level bawah, termasuk Kejuaraan Nasional Ateltik, sekadar ajang pemanasan tetapi sebagai arena persaingan yang harus dimenangkan, sekaligus untuk menguji hasil latihan.
Latihan intensif, menjalani berbagai kompetisi, serta kondisi cedera yang hampir pulih sempurna, membuat peraih emas di ASEAN University Games (AUG) 2024 itu yakin untuk membidik prestasi di kancah Asia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Asian Games adalah tujuan utama jadi harus siap bersaing, bahkan juga menuju Olimpiade," katanya.
Optimisme serupa juga ditunjukkan Dina Aulia, sang pencetak rekor nasional baru di nomor lari 100meter gawang putri dengan waktu 13.11 detik.
Menjalani pemusatan latihan di Pangalengan dengan program umum dan khusus telah memantapkan tekad Aulia untuk menancapkan prestasi di Asian Games.
Srikandi atletik dari Kalimantan Selatan itu kini tengah menjalani persiapan menghadapi Kejuaraan Dunia Atletik dan juga SEA Games 2025 di Thailand, Desember.
Bagi dia, kejuaraan-kejuaraan itu menjadi bagian dari anak tangga yang harus dilalui dalam jalan perjuangan menuju puncak prestasi di level Asia.
Atletik Indonesia telah membidik panggung Asia sebagai prestasi, sumber daya pendukung juga dikerahkan untuk pembinaan atlet secara maksimal sehingga tinggal menunggu pembuktian bahwa warisan Sarengat di Asia Games bukan sekadar kisah kejayaan masa lalu yang hilang ditelan zaman. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!