Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa Afghanistan, Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Sana Selamat

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Afghanistan, Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Sana Selamat Doc: Antara
Ket. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha.

Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa bumi yang terjadi di Afghanistan pada Minggu (31/8).

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kabul telah menghubungi simpul-simpul WNI di Afghanistan untuk mengecek kondisi mereka seusai gempa.

"Sampai saat ini tidak terdapat laporan adanya WNI yang menjadi korban gempa," kata Judha menanggapi pertanyaan wartawan di Jakarta pada Selasa (2/9).

Ia mengatakan bahwa KBRI Kabul secara berkala akan mengecek keadaan WNI yang tinggal di Afghanistan.

Menurut data Kemlu RI, ada 28 WNI yang tinggal di wilayah Afghanistan. Sebagian besar WNI tercatat tinggal di Kabul. Mereka bekerja di kantor-kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa serta organisasi nirlaba di sana.

Judha mengatakan, WNI di Afghanistan yang memerlukan bantuan dari KBRI Kabul dapat menghubungi nomor telepon +93-797-333-444.

Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa bumi yang berpusat di 27 kilometer timur-timur laut wilayah Jalalabad pada kedalaman 8 kilometer terjadi pada Minggu (31/8) pukul 23.47 waktu setempat, ketika sebagian besar warga Afghanistan sedang tidur.

Bulan Sabit Merah Afghanistan di akun media sosial mereka pada Selasa menyampaikan bahwa jumlah korban yang meninggal akibat gempa bumi yang mengguncang Afghanistan timur pada Minggu (31/8) telah mencapai 1.214 orang.

Selain itu, gempa bumi mengakibatkan 3.251 orang cedera dan lebih dari 8.000 rumah rusak di wilayah Afghanistan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menjaga Rupiah dengan BI Rate Tinggi, Akankah Berhasil?

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...

“Panda” Senilai 1 Miliar Dollar AS, Mungkinkah?

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
Olahraga
Saatnya Menjadi Juara, Jani...
Ekonomi
Transformasi Empat Bandara ...
Ekonomi
PLTS Oelpuah Jadi Pembangki...
Ekonomi
Dukungan Fiskal Daerah Haru...
Nasional
Tiongkok Diyakini Tetap Per...
Olahraga
Piala Dunia, Kanada Kembali...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.